oleh

Achmad Ru’yat Apresiasi Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Di Kota Cimahi

CIMAHI | BBCOM | Wakil ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat memberikan apresiasi kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat di kota cimahi karena pelayanan terhadap penyandang disabilitas sudah di kelola dengan baik.

“Kami berharap bahwa peningkatan pelayanan terhadap penyandang disabilitas bisa ditingkatkan lagi dan kami apresiasi juga Panti Sosial Rehabilitasi penyandang Disabilitas Mental Sensorik Netra, Rungu Wicara, Tubuh (PSRPD MENSENETRUWITU) karena sudah mengelola tempat ini dengan baik dan bersih” ujarnya

Achmad menambahkan “selain itu disini juga kegiatanya kreatif dengan bikin banyak kerajinan dan produk makanan, mudah-mudahan provinsi jawa barat ada keberpihakan yang akan terus ditingkatkan untuk kebijakan anggaran, karena anggaran disini sangat terbatas sementara yang harus dilayani terus semakin bertambah, dengan demikian mudah-mudahan pa gubernur dengan TAPD bisa memahami dan selama ini juga DPRD melihat anggaran di dinas sosial ini sangat terbatas sementara kebutuhan di dinas sosial sangat besar sekali” tandasnya.

BACA JUGA  Tacommunity Akan Kenalkan Kota Cimahi Sebagai “Kota Meubel Modern”

Hal tersebut diungkapkan oleh wakil ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Achmad Ru’yat dalam acara kunjungan kerja komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat ke Panti Sosial Rehabilitasi penyandang Disabilitas Mental Sensorik Netra,Rungu Wicara, Tubuh (PSRPD MENSENETRUWITU) Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat di Kota Cimahi yang dihadiri oleh Pimpinan dan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, kunjungan diterima oleh kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Dodo Suherman Jumat (7/8/20)

BACA JUGA  Terkait Ketersediaan Material SIM dan Prokes, Kanit Regident Satlantas Polres Cimahi "Bungkam"

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dodo suherman mengatakan “Secara tempat ini sudah cukup bagus dan strategis selain itu sarana prasana juga sudah bagus termasuk SDM juga sudah bagus, disini bisa cukup menampung 150 orang penyandang disabilitas tapi yang jadi kendala kami adalah anggaranya yang kurang memadai bisa dikatakan disini cukup untuk 150 orang tapi anggaran hanya bisa untuk 100 orang saja, jadi anggaran di kami memang sangat terbatas”ujarnya

Dodo menambahkan “kami juga berharap gubernur provinsi jawa barat bisa memperhatikan lagi kami untuk bisa melayani masyarakat dengan lebih maksimal lagi”tandasnya. (dd)

Komentar