Pada Acara Dialog Forum Lintas Sektor, Hj. Renie Rahayu Fauzi, SH Hadir di Kecamatan Bojongsoang dan Kecamatan Dayeuhkolot

KABUPATEN BANDUNG | BBCOM –Didampingi Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Banndung, Agus Rustandi, S.IP, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi, SH menghadiri Kegiatan Dialog Forum Komunikasi Masyarakat Lintas Sektor Tingkat Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung Tahun 2026.

Hj. Renie mengatakan, Kegiatan Dialog Forum Komunikasi Masyarakat lintas Sektor ini semakin memperkuat komunikasi dalam rangka membangun sinergi guna mendukung pembangunan daerah yang lebih baik, sehingga menjadi ruang penting untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. “Saya juga mengapresiasi penampilan peserta didik SLB Dreamwork Desa Lengkong yang menginspirasi dan mengingatkan kita akan pentingnya mewujudkan lingkungan yang inklusif, ramah, serta memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak untuk berkembang,” kata Hj. Renie.

Dijelaskannya,  Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antara pemerintah, pemangku kepentingan, serta masyarakat dalam membahas berbagai isu strategis dan kebutuhan pembangunan di wilayah Kecamatan Bojongsoang.Saya berharap kolaborasi antara pemerintah, DPRD, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen pembangunan dapat terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai program pembangunan di Kecamatan Bojongsoang dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu anak anak berkebutuhan khusus dari SLB Dreamwork, Desa Lengkong kecamatan Bojong Soang menampilkan potensi, bakat dan kreatifitasnya sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung terciptanya lingkungan yang inklusif dan ramah bagi semua. Penampilan ini mendapatkan apresiasi dari Hj. Renie

Hadirnya Ketua DPRD Kabupaten Bandung pada Forum Dialog itu merupakan bentuk komitmen DPRD dalam mendukung terciptanya ruang dialog yang terbuka, partisipatif, dan konstruktif sebagai upaya menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang lebih efektif, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Hj. Renie menegaskan, melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah, DPRD, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan berbagai tantangan pembangunan dapat dihadapi bersama demi mewujudkan Kabupaten Bandung yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Pada Hari yang sama dan Kegiatan yang sama, H. Renie Rahayu Fauzi, SH juga hadir di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Pada Forum Dialog Lintas Sektor di Kecamatan Dayeuhkolot ini, lagi lagi Hj. Renie mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi ruang yang sangat penting untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung, memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga, serta membangun sinergi dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih baik. Berbagai masukan dan harapan masyarakat yang disampaikan menjadi bahan berharga dalam memperjuangkan kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.Melalui forum ini, saya berharap kolaborasi antara pemerintah, DPRD, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen pembangunan dapat terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai program pembangunan di Kecamatan Dayeuhkolotdapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.,” ujar Hj. Renie.

Melalui forum dialog yang terbuka ini, berbagai aspirasi, masukan, dan kebutuhan masyarakat dapat disampaikan secara langsung guna mendukung perumusan kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran. Karenanya Forum ini menjadi sarana strategis dalam memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintan daerah, unsur legislatif, tokoh masyarakat dan berbagai elemen pembangunan.”

 Hj. Reni berharap, Kegiatan ini mampu mempererat kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. “Melalui komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat, mendengarkan aspirasi warga masyarakat serta mengawal pembangunan daerah, maka pembanguna  daerah akan berjalan sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat menuju Kabupaten Bandung yang lebih maju dan sejahtera,” pungkas Hj. Renie.  (tedy/hms)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *