CIREBON | BBCOM – Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) mempercepat pembangunan infrastruktur dengan memastikan perbaikan 23 ruas jalan pada Tahun Anggaran 2026 melalui program lelang dini.
Percepatan lelang dilakukan agar pekerjaan fisik dapat segera dimulai sehingga masyarakat lebih cepat merasakan manfaat pembangunan infrastruktur jalan. Program tersebut juga menjadi bagian dari target peningkatan kemantapan jalan di Kabupaten Cirebon.
Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Sunanto, mengatakan tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Cirebon hingga akhir 2025 telah mencapai sekitar 86 persen.
“Pemerintah daerah menargetkan kondisi jalan mantap di Kabupaten Cirebon dapat tercapai pada 2029,” kata Sunanto kepada wartawan, Kamis (14/5/2026).
Sebanyak 23 ruas jalan yang akan diperbaiki tersebar di berbagai wilayah, di antaranya Jalan Sindanglaut-Ciawigajah, Jalan Klangenan-Panguragan, Jalan Arjawinangun-Suranenggala, Jalan Gebangilir-Waled, Jalan Palimanan-Kramat, hingga Jalan Cideng-Kertawinangun.
Panjang penanganan jalan bervariasi mulai dari 175 meter hingga lebih dari satu kilometer dengan lebar jalan antara 3,5 meter sampai 6 meter. Mayoritas pekerjaan menggunakan konstruksi betonisasi guna meningkatkan kekuatan dan daya tahan jalan.
Sunanto menjelaskan, panjang total jalan di Kabupaten Cirebon mencapai 1.410 kilometer, terdiri atas 98 kilometer jalan nasional, 72 kilometer jalan provinsi, dan 1.240 kilometer jalan kabupaten.
Menurutnya, Pemkab Cirebon terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur antarwilayah guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain melalui APBD Kabupaten Cirebon, pemerintah daerah juga mengupayakan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pada 2026, terdapat tiga ruas jalan kabupaten yang direncanakan mendapat bantuan penanganan dari Pemprov Jabar.
Sebelumnya, sejumlah ruas jalan di wilayah Pasaleman, Ciledug, Tonjong-Luwiasem, Kramat, Cisaat, Mandala hingga Pasawahan telah mendapatkan dukungan pembangunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Sekarang masih proses asistensi DED. Mudah-mudahan bisa terealisasi seperti bantuan provinsi tahun sebelumnya,” ujar Sunanto.
Selain itu, DPUTR Kabupaten Cirebon juga tengah mempersiapkan lelang tahap ketiga dengan sekitar 70 paket pekerjaan tambahan. Sebagian besar paket pekerjaan tersebut bernilai di bawah Rp1 miliar dan tetap menggunakan konstruksi betonisasi. (bud)















