KABUPATEN BANDUNG | BBCOM – POR DPRD Kabupaten Bandung tahun 2026 yang diselenggarakan di SOR Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung yang dibuka pada Senin (27/1/2026) oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna ditandai dengan suasana kegembiraan ketika tim eksekutif dan legislatif beradu keahlian mengolah bola kaki di lapangan hijau yang berahir dengan kemenangan tim legislatifdengan skor 1-0. Pertandingan ini, kata Dadang Supriatna yang akrab dipanggil Kang DS merupakan sarana penting untuk mempererat silaturami dan memperkuat kekompakan antara eksekutif dan leguslatif. Kang DS sendiri ikut memperkuat tim eksekutif meski harus mengakui keunggulan tim DPRD.
Dikatakannya, antara eksekutif dan legislatif ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. “Dari POR DPRD diharapan menjadi ukhuwah silaturahmi untuk memperkuat sinergi guna menjalankan program program pembangunan di Kabupaten Bandung. “Saya sangat mengapresiasi kegiatan POR DPRD yang tidak menggunakan dana APBD. Pada POR ini bukan kemenangan yang jadi tujuan tetapi lebih kepada kekompakan dan kebersamaan yang akan berdampak pada kebersamaan untuk mengurus kabupaten Bandung,” tandas kang DS.

Pada kesempatan itu Bupati Bandung Dadang Supriatna jugamemberikan dukungan dan bantuan dana bernilai puluhan juta rupiah yang akan diberikan kepada panitia POR DPRD. Bantuan ini tentu mempertegas bahwa pemerintah daerah berusaha untuk hadir dan memfasilitasi serta memberi energipositif bagi mitra kerjanya yang dalam hal ini DPRD.
Yang perlu dicatat dari penyelenggaraan POR DPRD Tahun 2026 adalah tetap tepeliharanya event ini yang sudah berlangsung secara konsisten sebanyak lima kali, dan yang kedua kali dalam kepemimpinan Hj. Renie Rahayu Fauzi. Konsistensi itu tecermin bukan saja dari rutinitas penyelenggaraan POR setiap tahun, tetapi jugapenyelenggaraannya yang tidak menggunakan dana APBD dan dilaksanakan secara mandiri bersumber dari iuran anggota dan pimpinan DPRD. “Meski tidak menggunakan dana APBD, namun kami tetap konsisten dan tetap semangat melaksanakan kegiatan ini, dan saat ini memasuki penyelenggaraan tahun kelima” ujar Hj.Renie.
Dikatakannya, POR DPRD bukan merupakan kompetisi tepi lebih kepada upaya mempererat silaturahmi sekaligus menjaga kebugaran agar anggota dewan serta menjaga kebersamaan dan kekompakan antar anggota dewan. Hadiahnyapun sederhana. Yang penting adalah kebersamaan dan silatuahmi, serta mempererat solidaritas serta menumbuhkan semangat sportivitas dalam lingkungan kerja.
Pada POR kali ini, empat komisi DPRD Kabuparen Bandung yaitu Komisi A, B, C, dan D menjadi kontingen, sedangkan panitianya berasal dari sekretariat DPRD. “Melalui kegiatanPekan Olah Raga diharapkan menjadi energi positif dalam mendukung kinerja DPRD Kabupaten Bandung dalam melayanai masyarakat”, tegas Hj.Renie (teddy)















