Tambah Anggota Dewan, DPRD Jabar Akan Rombak Gedung

9 Januari 2019 / 11:43 WIB Dibaca sebanyak: 268 kali Tulis komentar

Bandung, BBCom – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat berencana melakukan perombakan tata ruang gedung menyusul jumlah anggota dewan tingkat provinsi yang akan bertambah menjadi 120 orang pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tangal 17 April 2019 mendatang.

Toto mengatakan hal tersebut usai acara pisah sambut Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Barat, “Kita ingin mempersiapkan tempatnya. Rencananya, setiap anggota dewan mendapatkan setiap ruangan kerja, bukan seperti sekarang,” ujar Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Barat Toto Mohamad Toha, Selasa (8/1).

Untuk diketahui, pada Pileg 2019 mendatang, jumlah anggota dewan tingkat provinsi tak lagi berjumlah 100 orang tapi bertambah menjadi 120 orang yang berhak terpilih untuk menjalankan amanat dari masyarakat. Peruntukan ruang, lanjut Toto, tersebut selama ini didasari fraksi Partai Politik (Parpol), setiap lima tahun ruangan fraksi berubah seusai hasil pemilihan.

Terkait itu, Toto mengatakan Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat melakukan langkah penyesuaian gedung. Pasalnya, setiap anggota dewan akan menepati satu ruangan yang sudah menjadi haknya. “Memang akan membangun 120 ruang kerja anggota dewan yang ditargetkan rampung sebelum resmi ditempati anggota dewan terpilih pada september mendatang,” ujar Toto.

Selain itu, lanjut Toto, untuk keperluan pembangunan ruangan yang diproyeksikan rampung dalam tiga bulan tersebut aktivitas seluruh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat akan dipindahkan terlebih dahulu.”Kami (Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat) masih mencari gedung yang dianggap representatif. Maunya awal-awal tahun ini, mengingat aktivitas anggota dewan relatif tak terlalu sibuk, tapi sejauh ini belum ada kepastian,” ujar Toto saat ditemui usai menghadiri Pisah Sambut Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Barat di Gedung DPRD Jabar.

Senada dengan Toto, Mantan Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Barat Daud Achmad yang saat ini menjabat sebagai Asisten Pemerintahan bidang Hukum dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Jawa Barat Daud Achmad membenarkan recanan tersebut, Daud menambahkan rencana tersebut sudah dirancang dari tahun sebelumnya, tinggal pelaksanaan. “Berapa pasti anggarannya, kita masih menunggu hasil lelang,” pungkas Daud. (PR)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *