oleh

Selamatkan Situ Rawa Abidin Air Merupakan Sumber Kehidupan.

BEKASI BBCom -Tingkat kerusakan lingkungan dan alam , terutama di daerah konservasi air di Jabar beberapa tahun belakangan ini sudah semakin parah dan kritis. Sehingga banyak terjadi bencana alam, berupa banjir dan tanah longsor. Untuk itu, Pemprov Jabar melalui Dinas SDA terus berupa membenahi dan memelihara Daerah Aliran Sungai (DAS), memperbaiki Waduk/Situ-situ, termasuk juga melakukan penanaman ribuan pohon tanaman keras di daerah yang kritis, hal ini dikatakan  Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat, Ir.H. Nana Nasuha Djuhri.
BACA JUGA  Lima BUMN Hadir di BALT MILITARY Expo 2016 di Gdanks-Polandia.

Menurut Nana, rangkaian peringaratan Hari Air Dunia ke 26 tahun 2018 ini dengan mengangkat tema Nature for Water atau Alam, sangatlah tepat. Hal ini mengingatkan kepada kita semua, bahwa air merupakan sumber kehidupan. Untuk itu, agar kualitas dan kuantitis air tetap terjaga dengan baik tentunya menjadi kewajiban kita juga untuk menjaga dan melakukan reboisasi daerah-daerah yang sudah kritis dan membenahi/ memelihara alam dan lingkungan, terutama di sepanjang DAS mulai dari Hulu sampai Hilir.

Adapun kenapa puncak peringatan Air Dunia ke 26 ini kita laksanakan di Situ Rawa Abidin yang berlokasi di Kp.Bedeng, Desa Karang Mulya, Kec.Bojong Manggu Kab.Bekasi. Karena, di Situ Rawa Abidin ini terdapat beberapa sumber mata air sebagai sumber tersedianya air baku. Selain itu, wilayah Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang sudah tergolong daerah rawan/ kritis air baku. (red)

BACA JUGA  Kondisi Jalan Poros Kab Ciamis Sangat Memprihatinkan

 

Komentar