Sekretariat DPRD: Rancangan Ruang Untuk 120 Anggota Dewan Sudah di Siapkan

6 Februari 2019 / 09:28 WIB Dibaca sebanyak: 111 kali Tulis komentar

BANDUNG BBCom-Sekratariat DPRD Jawa Barat, kini tengah merancang perombakan tata ruang kerja untuk 120 anggota Dewan hasil Pemilihan Legeslatif 2019. Menurut, Sekretaris DPRD Jabar, Toto Mohamad Toha, pada Pileg 2019, anggota DPRD Jabar mengalami peningkatan dari 100 menjadi 120 orang. Untuk itu, tentunya ruangan kerja anggota dewan yang ada sekarang perlu dirombak dan ditata. 

Ruang kerja untuk 100 anggota DPRD saat ini terbagi dalam 8 Fraksi, tapi nanti akan menjadi 120 anggota, namun berapa banyak jumlah frakasinya kita belum tahu. Karena pencoblosan Pilegnya baru akan dilaksanakan secara serentak pada 17 april mendatang. Namun, walaupun demikian, kita perlu mempersiapkan rancangan kerja bagi 120 anggota dewan hasil Pileg 2019. 

“rancangan perombakan tata ruang bagi 120 anggota dewan sudah kita siapkan, dan kita pastikan bahwa begitu anggota dewan baru dilantik pada akhir Agustus atau awal September, anggota dewan yang terhormat sudah ada ruangan kerja masing-masing. 

“Kita ingin mempersiapkan tempatnya. Rencananya, setiap anggota dewan mendapatkan setiap ruangan kerja, bukan seperti sekarang,” ujar Sekretaris DPRD Provinsi Jawa Barat Toto Mohamad Toha kepada wartawan saat ditemui di gedung DPRD Jabar jalan Diponegoro no 27, Senin (4/2-2019). 

Dikatakan perombakan raung kerja disesuaikan dengan jumlah anggota fraksi partai politik yang setiap lima tahun berubah seusai hasil pemilihan sehingga dibutuhkan penyesuaian. 

Saat ditanya kapan ruangan kerja anggota dewan dapat diselesaikan, menurut Toto, ruang kerja selesai ditargetkan dapat rampung sebelum Anggota DPRD (2019-2024) secara resmi dilantik. Ya, paling lambat sebelum akhir bulan Agustus, ujarnya. 

Lebih lanjut Toto mengatakan, untuk kelancaran renovasi pembangunan ruangan, mungkin nanti seluruh anggota dewan yang ada 100 orang sekarang sementara akan dipindahkan terlebih dahulu. Mungkin kita tempatkan di ruang kerja komisi masing-masing atau bisa juga kita carikan gedung lain yang dianggap representatif. 

”Kami (Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat) masih mencari gedung yang dianggap representatif. Maunya awal-awal tahun ini, mengingat aktivitas anggota dewan relatif tak terlalu sibuk, tapi sejauh ini belum ada kepastian,” tandasnya. (***) 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *