Presiden Jokowi Resmikan BIJB Kertajati Bandara Terbesar Indonesia Kedua

25 Mei 2018 / 04:39 WIB Dibaca sebanyak: 268 kali Tulis komentar

MAJALENGKA BBCom-Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar , H. Daddy Rohanady  mengatakan, diresmikannya operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka oleh Presiden RI Jokowi tentunya sangat membanggakan seluruh masyarakat Jabar khususnya dan Indonesia pada umumnya. Karena BIJB Kertajati merupakan Bandara terbesar Indonesia kedua setelah Bandara Soetta-Cingkareng.

Bandara BIJB Kertajati yang digagas oleh Pemprov Jabar dan didukung penuh DPRD Jabar merupakan proyek monumental yang luar biasa dengan luas area akan mencapai 1800Ha. Perjalanannya cukup panjang dengan memakan biaya yang tidak sedikit baik dari ABPD Jabar maupun APBN.

Menurut Daddy, semua direncanakan BIJB Kertajati sebagai embarkasi pemberangkatan Jemaah Haji 1439H/2018.  Namun, berhubung masih ada beberapa persyaratan dan pekerjaan yang belum selesai kemungkinan besar batal. Namun, sejak diresmikan hari ini, Kamis (24/5) Bandara BIJB sudah dapat melakukan aktifitas penerbangan dan pendaratan beberapa pesawat domestic maupun internasional.

Luas Area Bandara BIJB Kertajati saat ini baru mencapai 1.000Ha namun, sudah dipersiapkan grand desainnya seluas 1.800Ha.  Bila dilihat dari lokasinya, sungguh strategis dan sangat munguntungkan bagi pemerintah dan masyarakat Jabar dalam mendorong peningkatan perekomonian dan distribusi barang dan jasa, ujar Daddy.

Diakui Daddy, bahwa kondisi Runway BIJB saat ini panjangnya baru mencapai 2.500 meter, masih kurang sekitar 800 meter lagi. Sehingga belum bisa digunakan sebagai embarkasi pemberangkatan Jemaah Haji 1439 H.  Karena Jemaah Haji asal Jabar menggunakan pesawat Arab Suadi Airline Boing 777. Pesawat sangat besar yang membutuhkan runway minimal 3.000 meter.
Selain itu, di area BIJB juga belum ada embarkasi haji, sehingga seluruh Jemaah haji asal Pantura dan Periangan sebelum berangkat ke Madinnah atau Mekkah harus  masuk dulu ke embarkasi Bekasi. Jadi, kita juga memaklumi kalu tahun ini belum bisa dipergunakan untuk pemeberangkatan/ pemulangan Jemaah haji.

Lebih lanjut Daddy mengatakan, terkait dukungan infrastruktur, masih perlu ditingkatkan diantara dukungan akses jalan Non Tol dan Tol.  Pagar pengamanan bandara harus segera diselesaikan, termasuk penataan kawasan disekitar Bandara BIJB,  jangan sampai masyarakat disekitar Bandara tidak dapat berusaha, ujarnya.

Sekali lagi, kami atas nama wakil rakyat Jawa  bersama pemprov Jabar merasa bangga dan bersyukur, akhirnya bandara BIJB Kertajati terwujud dan beroperasional. tandasnya.

Sebagai informasi, saat Presiden Jokowi meresmikan BIJB Kertajati, didampingi Kemenhub RI, Budi Karya Sumadi, Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Direktur Utama AirNav Indonesia Novie Riyanto, Gubernur Jabar Ahmad Heryawaan, Pimpinan DPRD Jabar, dan puluhan anggota DPRD Jabar.

Kedatangan rombongan Presiden Jokowi menggunakan pesawat kepresidenan yang berangkat dari Bandara Halim Perdanakusumah-Jakarta, sedangkan  Pejabat Provinsi dan Pimpinan DPRD Jabar, Pimpinan SKPD  DPRD berangkat dari Bandara Husein Sastranegara- Bandung, “Saat landing di bandara BIJB terasa nyaman”, tandas Daddy.

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *