oleh

Perbedaan 3 Vaksin Covid-19 yang Akan Masuk di Indonesia

Untuk menekan laju penyebaran virus corona, kini telah diujinya 3 jenis vaksin yang bisa mencegah penularan covid 19.  Vaksin Corona COVID-19 direncanakan akan tiba di Indonesia bulan November 2020 mendatang. Ada sekitar 6,6 juta dosis vaksin COVID 19 yang akan disiapkan. Ada 3 jenis vaksin Covid 19 yang akan masuk di Indonesia. Ketiganya memiliki perbedaan masing-masing, mulai dari harga, ketersediaan dosis. Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Sinovac

Vaksin ini dibuat oleh Perusahaan bioteknologi asal China, Sinovac. Perusahaan ini mengembang vaksin Corona dengan menggunakan metode inaktivasi. Inaktivasi merupakan teknik pembuatan vaksin dengan cara menggunakan versi tidak aktif dari jenis virus atau bakteri penyebab penyakit tertentu.

Vaksin Corona Sinovac mulai diuji secara klinis fase III di Indonesia sejak 11 Agustus lalu. Pengujian dilaksanakan di Bandung, Jawa Barat. Pelaksanaan fase III  vaksin COVID-19 ini terus diteliti dan diuji coba oleh peneliti dari Universitas Padjadjaran dan Biofarma. Untuk  Harga vaksin sinovac yaitu antara US$10-US$20. Yang dirupiahkan yaitu sekitar Rp 148.000 hingga Rp 296.000.

Dosis yang disiapkan hingga akhir desember 2020 adalah 3 juta dosis vaksin. Dengan pembagian pendistribusian 1,5 juta dosis vaksin (single dose vials) pada minggu pertama November dan 1,5 juta dosis vaksin (single dose vials) lagi pada minggu pertama Desember 2020.

BACA JUGA  Ratangga, Transportasi Idaman Ibu Kota

2. Sinopharm

Vaksin Sinopharm ini dibuat dengan cara inactivated vaccine, yaitu adalah memanfaatkan virus Corona yang sudah dilemahkan. Vaksin ini dianggap sebagai vaksin pertama di dunia yang menunjukkan imunogenisitas dan keamanan yang sangat bagus.

Liu Jingzhen, Ketua China National Pharmaceutical Group (Sinopharm), mengatakan bahwa vaksin ini telah melewati uji klinis fase I dan fase II pada 12 April 2020. Vaksin ini tidak menunjukkan adanya dampak yang buruk pada manusia, setelah melihat hasil dari dua fase uji klinis yang dilakukan.

Vaksin ini tidak memiliki  harga yang terlalu tinggi. Di China sendiri, diperkirakan akan memakan biaya sekitar beberapa ratus yuan untuk satu suntikan, dan untuk dua suntikan biayanya kurang dari 1.000 yuan. Untuk di Indonesia sendiri perkiraan harga vaksinCorona Sinopharm ini adalahRp 2.100.000 dua kali suntik. Dosis yang telah disiapkan disiapkan adalah15 juta dosis vaksin (dual dose) tahun ini, 5 juta dosis di antaranya mulai datang pada bulan November 2020.

3. CanSino

CanSino Biologics Inc adalah perusahaan biofarmasi spesialis vaksin di China. Perusahaan ini meneliti vaksin Corona bernama Ad5-nCoV bersama tim yang dipimpin pakar penyakit menular dari militer China, Chen Wei.

BACA JUGA  PT ABC Kogen Dairy Luncurkan Susu A2

Vaksin Ad5-nCoV adalah vaksin yang dibuat dari hasil rekayasa genetika dengan adenovirus tipe 5 replikasi sebagai vektor untuk mengekspresikan protein SARS-CoV-2.  Dari hasil penelitian Ad5-nCoV menunjukkan hasil yang bisa menginduksi respons imun yang kuat pada hewan saat uji coba. Uji klinis vaksin ini dilakukan di Arab Saudi yang mengundang 5.000 sukarelawan yang berada di negara tersebut.

Dosis yang disiapkan hingga bulan November 2020 adalah sekitar 100,000 vaksin, dan sekitar 15-20 juta untuk tahun 2021. Untuk kisaran biaya vaksin per dosisnya belum bisa dipublikasikan oleh pihak pengembang.

Itulah ketiga vaksin covid 19 yang akan digunakan di Indonesia. Dengan vaksin ini diharapkan dapat mencegah penularan covid 19 yang semakin meningkat. Bagi Kamu yang ingin memperoleh informasi mengenai vaksin covid 19 bisa melalui aplikasi Halodoc. Melalui aplikasi ini segala informasi kesehatan dan perkembangan pandemi Covid bisa dilihat dengan mudah.

Selain itu, melalui aplikasi Halodoc kamu juga bisa berkonsultasi mengenai kesehatan tubuh dan seputar penyakit lainnya. Jadi, jelas aplikasi ini sangat bermanfaat untuk mendampingi kesehatan tubuh Anda!

Komentar