Mirza Agam Gumay : Komisi II DPRD Jabar Dorong UMKM Mengikuti Perkembangan Jaman

Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat H. Mirza Agam Gumay

BANDUNG | BBCOM | Anggota Komisi II DPRD Jawa Barat H. Mirza Agam Gumay, SmHk dari Fraksi Partai Gerindra dorong para palaku Usaha Mikro, Kecil dan Menangah (UMKM) di Jawa Barat untuk mengikuti perkembangan teknologi.

Menurutnya, kemajuan teknologi saat ini sudah berkembang sangat pesat, kalau para UMKM kurang memahami dan mengikuti perkembangan kemajuan teknologi, tentunya sulit untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

“Melalui teknologi di Era-4.0, tentunya apapun informasi yang kita inginkan dengan mudah dapat ditemukan. Termasuk juga dalam hal melakukan promosi maupun transaksi. Jadi para palaku usaha UMKM sudah seharusnya mengikuti perkembangan jaman”, kata Agam Gumay saat ditemui di ruang Komisi II DPRD Jabar. (1/12/2023).

Dikatakannya, saat ini para pelaku UMKM tidak perlu lagi melakukan promosi produknya secara door to door, tapi lebih simple melalui aplikasi atau marketplace, atau bisa juga memanfaatkan media social.

Politisi Partai Gerindra ini juga menuturkan, supaya karya dan produksi UMKM dikenal luas dipasaran, tentunya para pelaku UMKM harus mendapatkan pelatihan dan pendampingan dari Pemerintah, baik dari sisi kualitas, mutu, kemasan/ packejing, termasuk juga cara berpromosi atau membranding produk UMKM secara online agar naik kelas.

Untuk itu, Komisi II DPRD Jabar yang membidangi Perekonomian salah satu sector UMKM, akan terus mendorong pemerintah daerah provinsi dan Kabupaten/kota untuk memberikan pelatihan dan bimbingan bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan, mutu dan produksinya, sehingga tetap terus diminati dan dibeli oleh konsumen.

Lebih lanjut dikatakannya, sebagai mana kita ketahui bahwa kegiatan UMKM pasti melibatkan masyarakat, dengan demikian  semakin berkembangnya UMKM secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Keberadaan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian kerakyatan, maka Komisi II minta kepada pemerintah daerah, agar dalam berbagai kegiatan dapat melibatkan pelaku UMKM dengan menampilkan karya dan produksi masing-masing.  Dengan begitu UMKM tetap eksis, hidup dan berkembang, tandasnya. (AdiP/ded).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *