oleh

Mendekati Idul Adha, H. Mirza Agam Gumay Minta Pemprov Jabar Pastikan Hewan Sehat

BANDUNG | BBCOM | Menjelang Hari Raya Idul Adha Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat H. Mirza Agam Gumay meminta kepada Pemprov Jabar melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) untuk memastikan kesehatan hewan kurban yang akan dikonsumsi masyarakat tidak terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, menurut Mirza Agam Gumay, DKPP harus mengambil langkah-langkah pencegahan terhadap hewan yang positif PMK, karena sebentar lagi akan dimulai penyembelihan hewan kurban.

gambar dok/ist

“Segera menebar Tenaga Kesehatan Hewan (TKS) di wilayah Jabar, karena saat ini wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sudah menyerang ribuan ekor sapi milik peternak.” Ujar politisi partai Geridra Dapil IV Kabupaten Cianjur, ketika dihubungi media ini Minggu (12/6/2022)

Dikatakan Mirza Agam Gumay, sosialisasi kepada masyarakat sangat penting dilaksanakan. Sebab, menjelang Idul Adha, hampir seluruh hewan ternak terutama sapi di Jawa barat telah terjangkit (PMK).

“Sosialisasi secara massif menangani hewan kurban yang berada di daerah wabah (PMK), terutama kepada masyarakat penjualan Hewan kurban maupun pembeli agar hewan tersebut benar-benar layak untuk dikonsumsi.” Tegas anggota komisi II DPRD Jabar ini.

gambar dok/ist

Mirza Agam Gumay menambahkan, untuk lintas sapi dari luar Provinsi Jawa Barat lebih diperketat, tampa surat keterangan resmi dari dinas terkait asal daerah bebas PKM sejogya di putar balik, jangan ada toleransi ataupun.

“Jika lolos karena kongkalingkong petugas di cek point perbatasan, hal ini juga perlu antisipasi di jalur-jalur tikus oleh petugas kab/kota yang memahami route tersebut” Tegas Mirza Agam Gumay. 

Diharapkan pada proses dititik pemotongan dimasyarakat secara/rumah ibadah, ideal petugas Keswan melakukan pemeriksaan bebas PKM khususnya sapi kurban asal petani lokal Jabar. (adikarya/ded)

Komentar