Koordinator Kemenko Kemaritiman Didampingi Dansektor VII Kunjugi Lokasi Korban Banjir

2 April 2020 / 09:30 WIB Dibaca sebanyak: 144 kali Tulis komentar

KAB.BANDUNG-BBCOM.| Koordinator Kementerian Bidang Kemaritiman Rofi Alhanif, meninjau lokasi pengungsi korban banjir di Kampung Parunghalang RW 11 RT 02 Kelurahan Andir kecamatan Baleendah kabupaten Bandung Provinsi Jawa barat.

Dalam peninjauan tersebut  didampingi dalam oleh Dansektor VII Satgas Citarum Harum Kolonel Kav Purwadi dan  jajaran Kodam III Siliwangi Mayor Himawan  beserta Anggota Sektor VII Satgas Citarum Harum lainnya,Rabu (1/4/2020).

Di sela kunjungannya  Rofi Alhanif mengatakan, siklus intensitas curah hujan yang cukup tinggi berdampak pada  meluapnya sungai Citarum ke pemukiman rumah penduduk, sehingga  rumah-rumah warga tergenang dengan ketinggian air mencapi 2 meter lebih yang sangat luar biasa.

“Penomena alam dengan Siklus tinggi,bila melihat 10 atau 15 tahun kebelakang,kali ini merupakan banjir yang terbesar,dikarenakan sungai Citarum sudah tidak bisa lagi menampung debit air hujan dengan kapasitas air hujan yang tinggi.

“Namun demikian kita tetap siaga dan waspada untuk membantu korban banjir,salahsatunya tadi dikatakan Dansektor VII telah memberikan bantuan logistik pemasangan tenda pengungsian untuk dapur umum,kedepannya kita juga akan memberikan bantuan kesehatan dan sembako lanjutan,” katanya.

BACA JUGA  II Rusdiana Siap Melangkah Demi Desa Sukalaksana Yang Sejahtera.

Rofi menambahkan, antisipasi terus kita lakukan karena pemukiman rumah penduduk yang tergenang air sudah 3 hari,sejak turun hujan pada Sabtu sore lalu,namun kita bisa lihat sekarang banjir sudah mulai surut akan tetapi bila hujan turun kembali kemungkinan air akan naik kembali. Maka kami, akan tetap melakukan pemantauan agar tidak terjadi korban jiwa,terutama saat ini sedang terjadi penyebaran wabah penyakit Covid-19.”ujarnya.

Masih menurut Rofi, kami juga sangat prihatin melihat di lokasi banjir masyarakat belum mengerti dan tahu apa itu Covid-19, kita lihat warga korban banjir kebanyakan tidak memakai masker dan tentunya ini akan mempermudah penyebaran virus Corona-19,”tuturnya.

Menurutnya lagi, hasil dari penijauan ini kami akan sampaikan ke pusat Kemenko Kemaritiman dan akan kami koordinasikan dengan Satgas Citarum dan Pemkab Bandung untuk segera menangani masalah ini.

“Kita dorong untuk diberikan Alat Perlindungan diri terkait bahaya Covid-19.
DIrinya juga menghimbau, agar warga disini untuk rajin mencuci tangan,jaga jarak dan tetap waspada jaga lingkungan,”pungkasnya.

BACA JUGA  DPRD Kabupaten Bandung H.Tedi Supriadi S.Pd.M.Si Tampung Aspirasi

Ditempat yang sama Kolonel Kav Purwadi mengatakan,”Sektor VII Satgas Citarum Harum dibawah garis komando saya selaku Dansektor VII,kedatangan kunjungan kerja dari kementrian koordinator bidang Kemaritiman untuk meninjau langsung lokasi pengungsi korban banjir di wilayah kami,namun sebelumnya kami telah memberikan bantuan mendirikan tenda pengungsian yang diturunkan dari Bekang Kodam III Siliwangi untuk Dapur umum,dimana kita ketahui sudah tiga hari ini banjir yang menggenangi rumah penduduk belum surut dengan kisaran ketinggian 1 meter lebih,” ungkap Kolonel Kav Purwadi.

Menyikapi dampak Covid-19,memang pemerintah belum menangani dan melakukan penyemprotan Disinfektan sterilisasi Pencegahan penyebaran virus Corona-19,namun kami Satgas Citarum sektor VII sudah melakukan sosialisasi dan Penyemrotan Disinfektan pencegahan penyebaran virus Corona-19,”jelasnya.

Langkah selanjutnya kami akan memberikan bantuan sembako seperti yang sudah-sudah,namun kali ini persedian kami sudah mulai menipis karena banjir terus-menerus sehingga apa yang telah kami berikan sembako kemarin logistiknya sudah mulai habis,akan tetapi kami tetap akan memberikan bantuan berkoordinasi dengan para donatur.” pungkasnya(Ab/Us)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *