oleh

Kapolres Musi Rawas Pimpin Pemusnahan 99,08 Gram Sabu

MUSI RAWAS | BBCOM | Satresnarkoba Polres Mura, merilis pemusnaan barang bukti (Bb) sebanyak 99, 08 gram sabu-sabu hasil ungkap kasus pengerbekan disalah satu rumah makan di desa Lubuk Rumbai, Kecamatan Tuah Negeri dengan tersangka Alparizi alias Rizi (35) warga Lubuklinggau, Rabu 28 Juli lalu.

Hadir langsung memimpin pres rilis pemusnaan, Kapolres Mura AKBP Efrannedy didamping Kepala BNN Mura Hendra Amoer Kepala Kajaksaan Negeri (Kajari) Lubuklinggau diwakilkan Kasi Pidum F. Affandi. Adapun, pemusnaan Bb 99,08 gram dilakukan dengan cara, sabu-sabu dilakukan test diblender kemudian dibuang ke saluran pembuangan Septi Tank.

Kapolres Mura AKBP Efrannedy menyampaikan sebagai menindaklanjut ungkap kasus penyalagunaan narkoba, penangkapan salah satu tersangka pengedar sabu asal Lubuklinggau, TKP salah satu rumah makan di Lubuk Rumbai Tuah Negeri, akhir bulan lalu sesuai delik aduan : LP/A/109/IV/2021/SAT. RES. Narkoba Polda Sumsel/ RES Mura/Tanggal 28 Juli 2021.

“Hari ini, dari hasil penangkapan Satresnarkoba Polres Mura. Kita bersama BNN dan Kajari, melakukan pemusnahan barang bukti (Bb) 99,08 gram sabu-sabu dimusnakan dengan cara dibelender,”ungkap AKBP Efrannedy.

Lebih jauh, Efrannedy menegaskan selain melakukan pemusnahan barang bukti. Untuk pelaku inisial A telah kita tetap tersangka, kemudian kembali ditahan sel tahanan Polres Mura.

“Dari hasil penyidikan anggota Satresnarkoba. Kalau tersangka A ini mendapatkan paket sabu-sabu dari orang tidak dikenal, untuk kemudian Bb diserahkan ke saudara Doni (DPO). Tersanka A sendiri menerima upah mengatarkan Bb sebesar Rp. 3 Juta rupiah dari orang tak dikenal itu. Begitupun, tersangka juga dijanjikan Saudara Doni uang Rp. 10 juta jika Bb sudah diterimanya,”beber Pria Mantan Gakkum Korlantas Polda Kalteng ini.

Dari perbuatanya, tersangka A dikenakan pasal 114 ayat (2) dan 112 ayat (2) Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang penyalagunaan narkotika.

“Dan tersangka pun terancam pidana, minimal 5 tahun penjara atau Maksimal 20 tahun penjara atas kepemilikan paket sabu-sabu seberat 99,08 yang disimpan di dalam tas merk Furtune,”bebernya. (hms/pn)

Komentar