,

Kapolres Kota Banjar Kunjungi Rumah Korban Begal yang Terjadi di Bandung

6 September 2018 / 08:43 WIB Dibaca sebanyak: 542 kali Tulis komentar

BANJAR BBCom – Kapolres Kota Banjar AKBP Matrius, S.I.K., M.H. didampingi Kapolsek Banjar, Kompol Dadi Suhendar kunjungi rumah orang tua korban kasus pembegalan yang terjadi pada hari Kamis (30 /8/2018), di wilayah hukum Polrestabes Bandung. 

Selain bersilaturahmi, kedatangan rombongan Kapolres tersebut juga sekaligus untuk menyampaikan amanah dari Kapolda Jawa Barat, mengenai proses tindaklanjut serta perkembangan kasus yang dialami anaknya hingga mengakibatkan korban meninggal dunia. 

“Kami mewakili jajaran kepolisian khususnya Polda Jabar beserta jajarannya untuk bersilahturahmi sekaligus menyampaikan perkembangan kasus yang menimpa Almarhumah Shanda Puti Denata. Dua orang pelaku berhasil ditangkap beserta barang bukti yang digunakan,” tutur AKBP Matrius kepada awak media, Rabu (5/9/2018) 

Sementara orang tua korban, Yudhi Kusmayadi mengungkapkan rasa senangnya setelah mendengar langsung informasi atas perkembangan kasus yang menimpa anak kami. Dan mengucapkan terimakasih atas kerja keras yang dilakukan pihak kepolisian untuk menangkap para pelaku.

BACA JUGA  Pemdaprov Jabar Siap Dukung DPD SPN Dalam KONFERDA

“Kami ucapkan terimakasih kepada Polda Jabar, Polrestabes Bandung dan jajarannya, atas segala usaha dan upaya dalam mengungkap kasus begal yang menimpa anak kami. Dan kami sangat sangat mengapresiasi yang tinggi kepada pihak kepolisian atas kinerjanya dan kami merasa terobati atas tertangkapnya pelaku,” tutur Yudhi kepada awak media.

BACA JUGA  Empat Rumah dan Dua Mobil Diseruduk Truk Gandeng

Lanjut yudhi, semua jerih payah yang dilakukan oleh pihak Kepolisian semoga mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT. Dan Polri semakin profesional dalam melindungi dan mengayomi masyarakat.

“Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi apalagi sampai menimbulkan korban lagi. Dan kami berharap pelaku bisa mendapatkan hukuman seberat beratnya, setimpal dengan perbuatannya. Hukuman terberat ya hukuman mati,” pungkasnya. (Johan)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *