“Jelang Musim Kemarau” Air Minum Tirta Raharja Tetap Berikan Pelayanan Optimal Kepada Pelanggan

10 Juli 2020 / 19:04 WIB Dibaca sebanyak: 118 kali Tulis komentar
Bagikan

CIMAHI | BBCOM | Berdasarkan surat Deputi Bidang Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tanggal 6 Juni 2020 tentang prakiraan musim kemarau diperkirakan akan terjadi pada bulan Agustus 2020 di sebagian besar zona musim di Indonesia dan cenderung lebih basah (diatas normal) dari rata-rata tahun sebelumnya.

Untuk mengantisipasi musim kemarau tahun 2020 ini PERUMDA Air Minum Tirta Raharja tetap berupaya memberikan pelayanan secara optimal kepada pelanggan. Saat ini terkait pendistribusian air minum kepada masyarakat di Wilayah Pelayanan Selatan, Timur dan Utara, secara umum masih relatif aman.

Kondisi kapasitas air baku, dari hulu Sungai Citarum pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Cikoneng, relatif stabil untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Ciparay, Baleendah, Bojongsoang, Majalaya, Rancaekek dan sekitarnya. (10/7)

Sementara itu, ketersediaan dan kapasitas air baku dari Sungai Cisangkuy yang menjadi sumber air PERUMDA Air Minum Tirta Raharja untuk melayani masyarakat di Wilayah Pelayanan Selatan dan sekitarnya, mulai terjadi penurunan dan fluktuasi kapasitas. Untuk itu, dimohon kepada pelanggan di Wilayah Soreang, Banjaran, Katapang, Kutawaringin dan sekitarnya, agar mulai siap sedia menyiapkan penampung air yang cukup, khususnya untuk mengantisipasi ketidak ketersediaan air minum di saat pengaliran dari perpipaan PERUMDA Air Minum Tirta Raharja yang mengalami fluktuasi atau terhenti pengalirannya di rumah pelanggan.

Pendistribusian air kepada masyarakat di Wilayah Utara Pelayanan Air Minum PERUMDA Tirta Raharja, saat ini dilakukan dari sumber air Sungai Cimahi; untuk Pelanggan di Kota Cimahi, Cisarua dan sekitarnya masih relatif aman. Meskipun demikian, pelanggan di Wilayah Utara disarankan untuk mulai melakukan antisipasi dengan menyediakan tempat penampungan air menjelang musim kemarau, mengingat penurunan kapasitas sumber air di Wilayah Utara pada musim kemarau bisa turun lebih dari 50% kapasitas. Jum’at (10/7/2020)

Saat ini PERUMDA Air Minum Tirta Raharja melakukan berbagai upaya antisipasi pada system produksi, distribusi dan instrumen lainnya pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan melakukan pendistribusian dan pemeliharaan pada seluruh system produksi dan jaringan perpipaan secara periodik sebagai kegiatan rutin.

Hal ini dilakukan, mengingat adanya Pandemi Covid-19 ini, relatif berdampak terhadap aktivitas operasional serta perlu dilakukan antisipasi terhadap risiko dan kondisi kesehatan petugas operasional PERUMDA Air Minum Tirta Raharja dalam menangani persoalan di lapangan, sehingga aktivitasnya, pemeliharaan dan pemeriksaan teknis dilakukan secara cepat, efektif, dan efisien dengan mematuhi protokol kesehatan.

Upaya optimalisasi pelayanan di PERUMDA Air Minum Tirta Raharja kepada pelanggan, bila kapasitas sumber air menurun pada musim kemarau dilakukan dengan rekayasa jaringan pipa distribusi, Monitoring tekanan air untuk menjaga kontinuitas pengaliran, Mobilisasi 6 (enam) unit armada tangki secara gratis kepada masyarakat pelanggan yang tidak mendapat air.

Adapun jumlah sambungan rumah PERUMDA Air Minum Tirta Raharja saat ini adalah 103.539 Sambungan Rumah, dengan perincian ke Wilayah Pelayanan Selatan : 33.968 SR (sambungan rumah) yakni K.P Kutawaringin   K.P Soreang, K.P Banjaran,K.P Pangalengan, K.P Ciwidey.       

Wilayah Pelayanan Utara 27.351 SR (sambungan rumah) K.P Cimahi, K.P Padalarang,K.P Batujajar, K.P Cililin, K.P Cikalong Wetan, K.P Lembang, K.P Cisarua            

Wilayah Pelayanan Timur 42.220 SR (sambungan rumah) K.P Ciparay, K.P Baleendah K.P Bojongsoang, K.P Pacet            K.P Dayeuhkolot , K.P Majalaya K.P Rancaekek, K.P Cicalengka, K.P Cileunyi.     

Hj. Sri Hartati S.Sos M.Si. Menghimbau bagi pelanggan PERUMDA Air Minum Tirta Raharja : Menyediakan tempat penampungan air, Gunakan air dengan bijak, Tampunglah air bila air masih mengalir, Tutuplah kran air pada saat tidak digunakan. (R)

BACA JUGA  KLHK Dukung Upaya Penyelamatan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *