oleh

Jalan Angsana Gunung Kelir di Pamarican Amblas, Kadis PUPRP Ciamis Tinjau Langsung

CIAMIS | BBCOM | Akibat diguyur hujan semalaman, pekerjaan jalan Angsana gunung kelir, yang baru di hotmix satu hari telah amblas, jalan tersebut penghubung antara Kabupaten Ciamis dengan Kabupaten Pangandaran. Lokasi tersebut tepatnya di Blok Pasirnagara, Dusun Malabar, RT 33/ RW 08, Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Menurut keterangan ketua RT Setempat, Hendi, mengungkapkan bahwa amblasnya jalan terjadi pada Selasa (01/12/2020), sekitar pukul 03.30 WIB dini hari. Tanah bergerak dengan kedalaman sekitar 1,2 meter, dengan panjang sekitar 35 meter membuat akses jalan roda 4 terputus, Kejadian tersebut diketahui seorang penyadap gula aren, Rasdin 45 th.

“Demi keselamatan para pengguna jalan, pihaknya bersama masyarakat menutup akses jalan, pasalnya untuk kendaraan roda empat kini tidak bisa sama sekali melewati jalan tersebut,”

“Disekitaran lokasi juga dipasang rambu-rambu sederhana oleh masyarakat, supaya para pengendara roda dua dan roda empat tidak melewati jalan untuk sementara waktu,” jelasnya.

BACA JUGA  Jelang Ramadhan, Polres Bersama Pemkot Banjar Pantau Harga Bahan Pokok

Amblas nya jalan diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kecamatan Pamarican pada hari Senin (30/11/2020) kemarin. Pekerjaan peningkatan jalan Angsana gunung kelir tersebut bersumber dari Dinas Pekerjaan umum penataan ruang dan pertanahan kab. Ciamis, yang sedang di kerjakan oleh PT. Primayasa Adiguna dengan tanggal kontrak 27 Agustus dan waktu pelaksanaan 120 hari kalender di dengan nilai kontrak, Rp.12.975.752.000 dan sumber anggaran APBD kab.Ciamis (banprov)

Kabid bina marga, H.Hilman Nuryadin,ST saat di konfirmasi awak media di lokasi kejadian mengatakan,”Untuk kejadian amblasnya jalan tersebut, itu murni karena dampak dari bencana alam. Bukan di akibatkan karena adanya kelalaian dari pihak kontraktor.

“Dan jika dilakukan pemasangan tiang pancang, akan membutuhkan waktu yang cukup pasti lama, mengingat kita juga nantinya harus melakukan pembebasan lahan dulu, makanya kita fokus untuk pembangunan jalan, di tahun 2021 akan kembali di lakukan penanganan yang lebih permanen,” jelas Hilman, Selasa (01/12/2020)

BACA JUGA  Bentuk Raperda Kesehatan Jiwa, Jabar Harus Bebas dari Penyakit Gangguan Jiwa

Masih menurut Hilman, saat ini pekerjaan pembangunan jalan tersebut masih berjalan dan belum ada pembayaran yang dilakukan oleh pemda kepada pihak kontraktor sepeser pun, dan untuk menyikapi permasalahan ini, dirinya akan melakukan komunikasi dengan inspektorat maupun instansi lain nya.untuk membahas persoalan tersebut.

Dilain tempat, amblasnya jalan tersebut mendapat tanggapan dari anggota DPRD kabupaten Ciamis Dapil lV, Andang Irpan, dirinya menyampaikan bahwa apa pun perencanaan dan lain sebagainya, saya yakin bahwa pihak ketiga itu tahu betul kondisi nya, harusnya diantisipasi secara baik.

“Segera diperbaiki karena itu kan lalu lintas jalan yang digunakan banyak orang, jangan sampai ekonomi terhambat. Meskipun ada memang jalan alternatif tapi kan jalannya kecil dan tidak memadai, artinya bahwa jalan itu jalan utama yang dibutuhkan sekali oleh warga masyarakat di sekitar,” tandas Andang.

Lanjut Andang, pihaknya telah berkoordinasi dengan ketua komisi III, dan berharap agar di tinjau langsung ke lokasi.(G/Hendra)

Komentar