,

Ir.Soadrajat: Teror Tidak Akan Menyurutkan Semangat Untuk Perubahan

23 Juni 2018 / 00:24 WIB Dibaca sebanyak: 140 kali Tulis komentar

BANJAR BBCom – Terkait Kasus teror yang di kirim melalui paket terhadap Calon Walikota No Urut 2, H Maman Suryaman yang diterima melalui paket JNE, Selasa (12/6) ini, Anggota DPRD Kota Banjar Soedrajat Argadireja juga angkat bicara tentang foto dirinya yang berada di dalam teror paket tersebut

Salah satu politisi senior Kota Banjar ini, memberikan tangapan,Jumat (22/6), kepada Wartawan Kontributor BBCom, dia menganggap foto yang ada dalam teror Paket tersebut, merupakah hal yang lucu dan dirinya tidak merasa di rugikan dengan kasus ini.

“Kalau menurut saya ini lucu aja kok sampai kayak gitu,” ujar Soedrajat kepada BBcom

Menurut Pengakuan Soedrajat, foto dirinya bersama H. Maman yang ada dalam teror paket dia menduga diambil dari akun facebook miliknya.

Walau demikian, pria yang akrab disapa Ajat Doglo ini akan mendorong tim advokasi dari Iman Barokah yang berencana melaporkan perihal ini ke pihak kepolisian.

“Itu jelas foto dari facebook milik saya,dan Ini tidak akan menyurutkan semangat saya untuk berbuat perubahan,” tegas nya

H. Maman Suryaman saat di mintai keterangan melalui telepon selular tidak mengangkat teleponnya selularnya.

Setelah berusaha untuk mencari informasi siapa yang membuka paket teror itu dengan mencoba menghubungi LO (Leason Officer) paslon Iman Barokah Asep Yusuf yang akrab di sapa Deri menjelaskan, bahwa yang membuka paket teror itu saudara dari H. Maman yang bernama Priyanto (26), H. Maman pun kaget meski hanya mendengar apa isi di dalam paket tersebut.

“Yang membuka Priyanto saudara nya H. Maman dan di buka setelah sehari sebelumnya mendapat kiriman paket tepat nya menerima paket Selasa (12/6),Jam 17,00 dan di buka esok nya Rabu (13/6), setelah Sholat Tarawih Jam 21.00 di saksikan oleh 4 orang salah satu di antara nya Angga ,” jelas nya (Johan)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *