oleh

Hari Krida ke-48 Banjaranyar, Bertemakan Ketahanan Pangan Pulihkan Ekonomi Masyarakat

CIAMIS | BBCOM |  Hari Krida Pertanian (HKP)  yang ke-48 di selenggarakan di Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis dengan mengusung tema, melalui HKP ke-48 kita tingkatkan ketahanan pangan untuk memulihkan ekonomi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Camat Banjaranyar H. Dedi Iwa Saputra di sela sela sambutan nya Mengatakan,”Saya ucapkan selamat datang kepada Kepala Dinas pertanian dan ketahanan pangan kabupaten Ciamis beserta ketua KTNA Kab.Ciamis yang telah hadir ditengah-tengah kita, pada acara pembukaan dan pelaksanaan kegiatan hari Krida pertanian yang dilaksanakan di tingkat kecamatan Banjaranyar,” Selasa(08/12/2020)

Lanjut Dedi,” Saya sampaikan bahwa inilah potensi yang ada di kecamatan Banjaranyar,  yang memang cukup menggembirakan bagi kami, tentunya di wilayah kecamatan kami yang sarat dengan banyak potensi mulai dari potensi pertanian potensi kehutanan kemudian ketahanan pangan nya juga,”

“Dalam kesempatan yang berbahagia ini, kita bersyukur bisa melaksanakan HKP tingkat kecamatan, kegiatan pertanian ini selalu dilaksanakan setiap tahun, tetapi karena situasi dan kondisi pada saat ini yaitu pada musim pademi Covid19, acara pun terbatas dan tidak meriah seperti biasanya,” jelas Dedi.

BACA JUGA  Dewan Dukung Tembak di Tempat Aksi Kejahatan

Pipin Arif Abidin, selaku ketua KTNA kabupaten Ciamis mengatakan,”Biasanya kegiatan HKP dilaksanakan di kabupaten, namun dengan adanya Covid-19, kegiatan HKP dilaksanakan di setiap kecamatan, dan beruntung sekali dalam kegiatan ini nampak antusias para petani dan menunjukkan rasa bersyukur nya,”

Di musim pandemi Covid-19 masyarakat para petani terus mempertahankan ketahanan pangan di masa pandemi Covid-19 walau di masa tanam tahun ini kelangkaan pupuk bagi para petani padi.

Di sela sela kunjungan nya, Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana mengatakan,” Pesan saya untuk para petani tanaman pangan, pertanian, perikanan, dan peternakan bekerja sesuai dengan kemampuan masing-masing. Tetapi saya berpesan karena Gubernur Jawa Barat, pada tahun 2021 Jawa Barat itu akan rawan pangan. Maka petani harus menjawab tidak akan pernah rawan pangan bagi Kabupaten Ciamis,”

BACA JUGA  Gerakan Tertib Arsip di Jabar Pertama di Indonesia

” 6 bulan yang lalu, Bupati Ciamis dalam surat edaran nya menyatakan, agar warga untuk segera tanam tanaman pangan cepat panen, diantaranya ubi jalar, jagung kemudian kacang tanah, dan menanam padi,”

Menyikapi kelangkaan pupuk subsidi, Nanang menghimbau,” jangan bersandar kepada pupuk subsidi, mari kita menjadi mandiri, saya menanam padi tidak memakai pupuk subsidi tidak juga memakai pupuk yang dijual. Kita biasakan menggunakan pupuk organik seperti pengolahan pupuk organik yang telah di gunakan oleh Desa Sindangrasa, itu bagus,”Pungkas nya. (G/Hendra)

Komentar