DPRD Jabar: Tol Cisumdawu Masih Terkendala Persoalan Pembebasan Lahan

12 Februari 2019 / 10:38 WIB Dibaca sebanyak: 387 kali 1 Komentar

BANDUNG BBCom-Daddy Rohanadi Wakil Ketua Pansus VII DPRD Jabar mengatakan Tol Cisumdawu disetting sejak awal untuk mensupport BIJB Kertajati. Jalan bebas hambatan yang menghubungkan Cileunyi-Sumedang-Dawuan tersebut diharapkan mempersingkat waktu tempuh Bandung-Cirebon. Bahkan  akan menjadi penghubung Selatan-tengah-utara bagian Timur Jawa Barat.

“Kanyataannya sampai hari ini belum juga kelar. Karena masalah persoalan pembebasan lahan,” katanya.

Daddy juga mengatakan bahwa, Mendagri Tjahyo Kumolo pernah menyatakan langsung kepada Komisi IV DPRD Jabar bahwa lahan IPDN yang termasuk rencana jalur di Tahap I sudah dapat digunakan. Artinya, Mendagri berharap pihak kontraktor bisa mengerjakan konstruksi di lahan tersebut.

“Kontraktor masih menunggu lahan clean and clear karena ada gugatan sekelompok masyarakat atas kepemilikan lahan tersebut. Gugatan pertama sudah final dan dimenangkan IPDN. Namun, ada gugatan kedua yang belum tuntas,” ujar Daddy.

Daddy menambahkan, Ketika kami melakukan kunjungan lapangan, salah satu pelaksana kontraktor menyatakan bahwa paling cepat Tol Cisumdawu baru akan selesai tahun 2020 atau bahkan 2021.

“Jadi secara logika, BIJB Kertajati pun baru bisa optimal di atas 2021,” pungkas Dady. (***)

Bagikan
Share

1 Komentar

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *