oleh

Davafey dan Fisi Sella Berhasil Juarai Kejurda Balap Motor 2018

BANJAR BBCom – Davafey akhirnya berhasil menjadi juara kelas bebek 4 tax 150 cc std pemula usia 12 tahun dalam Kejurda Balap motor 2018 seri pertama yang dilaksanakan di Sirkuit sport center Langensari Kota Banjar Minggu 8 Juli 2018

Dava Firmansah atau yang akrab di panggil Davafey ini masih duduk di bangku kelas 3 SMP, dirinya bercita2 menjadi pembalap profesional bahkan dia telah berlatih selama 3 bulan untuk mengikuti balapan di kejurda seri pertama kali ini dan ia berhasil ungguli 7 pembalap seusianya dalam 8 lap di race seri 1.

“Saya sangat bangga bisa menjadi juara,” Ujar Dava, minggu (8/7) kepada BBCom setelah memerima Trophy Juara Pertama

BACA JUGA  Urkes Polres Majalengka Berikan Dukungan Kesehatan Anggota Pospam Ops Lilin lodaya 2020

Dalam kejurda kali ini selain Dafa, ada pula srikandi cantik yang menjadi juara kelas Matic 115 CC khusus wanita, Fisi Sella Kusumawardani, atau biasa di panggil Sella, salah satu pembalap perempuan dalam kejurda seri pertama.

Tak kalah dengan pembalap lelaki, Sella pun memperlihatkan kebolehanya lewat race di kejurda 2018. 8 lap yang ia lalui membawanya menjadi juara kelas Khusus wanita dan bersaing ketat dengan 6 pembalap perempuan lainya.

Sosok perempuan belia yang garang saat mengendarai motor balapnya mengaku menyukai dunia otomotof sejak kelas 3 SMP, Ia sudah sering ikut kejuaraan balap motor seperti ini.

BACA JUGA  Polres Majalengka Siapkan Pengamanan Audiensi DPC KSPSI Kabupaten Majalengka

Fisi Sella sering mengikuti kejuaraan biasa, dan sering menjadi juara, namun kali ini berbeda, ia bisa menjadi juara di kejurda seri ke 1 terasa istimewa.

“Bangga bisa jadi juara di Kejurda Jawa Barat, biasanya di kejuaraan yang biasa aja,” imbuhnya

Motivasinya ikut balapan salah satunya untuk menyalurkan hoby, selain itu Ia juga menyalurkan bakat yang dimilikinya, menurut Fisi Sella mending ikutan balapan langsung dari pada balap liar.

“Saran saya buat anak jaman sekarang, Ya mending ikut balapan langsung, jangan balap liar,”Tegasnya sambil tersenyum (Johan )

Komentar