oleh

Dampak Covid-19, Puluhan Hotel di Bandung Raya Dijual Melalui Online

BANDUNG | BBCOM | Dampak dari pandemi Covid-19, Puluhan Hotel di Bandung Raya kni  tak berdaya lagi menghadapi kerugian. Akhirnya para pemilik hotel terpaksa di jual  melalui Online.

Dikutip viva co.id, Jumat (19/02)  Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat, Herman Muchtar menjelaskan, kondisi terpuruk para pengusaha hotel di situasi pandemi mengharuskan membuat solusi dengan menjual asetnya.

“Kami sangat prihatin sekali bahwa kondisi COVID-19 sampai saat ini belum ada titik terang kapan terakhir. Kemudian kita pengusaha sudah hampir satu tahun terdampak sehingga daya tahan dari pengusaha yang diperkirakan sampai bulan Juli,” tutur Herman kepada wartawan.

BACA JUGA  Hadapi La Nina, BPBD Kab Bandung Lakukan Sosialisasi Hingga Bentuk FPRB

Menurutnya, penanganan pandemi mulai dari PSBB, Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) hingga saat ini PPKM, belum memberikan solusi jitu untuk keberlangsungan usaha hotel.

Jadi, dengan kondisi seperti itu daya tahan sudah tidak bisa. Bukan hanya di Bandung saja, diawali dengan Yogya, Jakarta, Bali dan Jawa Barat khususnya Bandung,” katanya.

Herman menuturkan, dari pantauannya pengusaha hotel yang memilih menjual aset akibat diprediksi tidak hanya di Bandung Raya. 

BACA JUGA  Enam Daerah DAS Citarum Dapat Fasilitas BSI Dari Kementerian LHK

Tadi tidak hanya 10 hotel, setelah pendataan dua hari yang lalu di Kota Bandung, Bandung Barat dan Cimahi itu sudah lebih dari 60 hotel dan di Jawa Barat ini sedang kita data semua, tidak akan kurang 150 hotel,” katanya.

“Dengan kondisi seperi ini sudah waktunya Pemerintah memberi perhatian, minimal kita bisa menyelamatkan kondisi. Kita tahu persis sektor hotel dan restoran. Di kota Bandung sendiri memberikan PAD 32 persen antara Rp1,2 triliun sampai Rp1,4 triliun,” ujarnya. (viva/Us)

Komentar