BANDUNG | BBCOM – Upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi bencana alam terus didorong melalui program Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RHL) di wilayah Bandung Raya.
Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bintek) RHL bagi masyarakat di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan dan pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.
Anggota legislatif Dadang Naser turut mengawal pelaksanaan Bintek RHL tersebut. Program yang dilaksanakan melalui aspirasi masyarakat itu diharapkan tidak hanya berorientasi pada kegiatan penanaman pohon, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai tata kelola lahan yang mampu mendukung kelestarian lingkungan dan perekonomian masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya rehabilitasi lahan sebagai bagian dari upaya mengembalikan fungsi kawasan yang mengalami degradasi.
Rehabilitasi hutan dan lahan memiliki fungsi penting dalam menjaga tata air, mengurangi potensi erosi, serta membantu meningkatkan daya dukung lingkungan. Karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting agar program rehabilitasi dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum-Ciliwung, Heru Permana, menjadi salah satu pihak yang turut memberikan perhatian terhadap pelaksanaan program rehabilitasi hutan dan lahan di wilayah tersebut.
Program RHL juga diarahkan agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi turut terlibat dalam proses pemeliharaan dan pengelolaan lahan setelah kegiatan penanaman dilakukan.
Dengan pendekatan tersebut, rehabilitasi lahan diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan yang sesuai dengan prinsip kelestarian lingkungan.
Sinergi antara legislatif, pemerintah, BPDAS Citarum-Ciliwung, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program RHL.
Di wilayah Bandung Raya yang menghadapi berbagai persoalan lingkungan, mulai dari degradasi lahan hingga ancaman erosi dan bencana hidrometeorologi, upaya pemulihan kawasan hutan dan lahan menjadi salah satu langkah yang perlu dilakukan secara konsisten.
Melalui Bintek RHL, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa menjaga tutupan lahan dan menanam vegetasi bukan hanya berkaitan dengan kelestarian hutan, tetapi juga memiliki kaitan dengan ketersediaan air, perlindungan tanah, serta keberlanjutan kehidupan masyarakat di sekitar kawasan.
Kolaborasi berbagai pihak tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya kawasan Bandung Raya yang lebih hijau, memiliki daya dukung lingkungan yang lebih baik, serta mampu mengurangi risiko bencana yang berkaitan dengan kerusakan hutan dan lahan. (kdp/)















