Bupati Ciamis: Perbaikan Pelayanan Publik Menjadi Program Utama.

21 April 2019 / 07:12 WIB Dibaca sebanyak: 1133 kali Tulis komentar

BANDUNG, BBCom–Usai dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil masa jabatan 2019-2024 di Aula Barat Gedung Sate, Jl. Diponegoro Kota Bandung, Sabtu (20/4/19). Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan, tiga kriteria pemerintahan yang dikemukakan oleh Emil menjadi prioritas di Pemkab Ciamis. perbaikan pelayanan publik akan menjadi program utama.

“Tiga-tiganya merupakan prioritas. Insyaallah kita akan berjuang,” tutur Herdiat.

“Yang paling utama pelayanan pada masyarakat, itu yang akan kita tingkatkan, akan kita geber. Paling tidak harus ada perubahan menuju yang lebih baik lagi,” lanjutnya.

Disinggung soal program kerja di 100 hari pertama pemerintahannya, Herdiat mengatakan bahwa program tersebut tidak diatur dalam Undang-Undang. Namun, 100 hari pertama akan menjadi motivasi untuk mewujudkan program-program ungulan di Ciamis.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, bahwa di masa awal pemerintahannya tidak akan ada program kerja 100 hari pertama. Menurut Bima, Kota Bogor akan terus berlari membangun masyarakatnya.

“Kita ngga ada program 100 hari, bagi kita Bogor harus terus berlari, setiap hari harus selalu lari,” ungkap Bima.

Namun, ada sejumlah program yang akan menjadi prioritas di Kota Bogor. Seperti mewujudkan Kota Bogor sebagai kota yang ramah dan layak keluarga, serta penanganan transportasi dan kemacetan.

“Tranportasi belum jalan maksimal, seperti proses konversi mengganti angkot dengan bus Trans Pakuan belum maksimal. Kemudian beberapa titik kemacetan jadi prioritas utama kita,” kata Bima.

Smentara terkait program Pemda Provinsi Jawa Barat yang akan membuat pusat daur ulang sampah plastik di Kota Bogor, Bima menjelaskan pihaknya sedang berupaya mencari lokasi dan investor proyek tersebut. Galuga akan menjadi salah satu alternatif lokasi.

“Potensinya masih besar, karena sampah plastik masih banyak dan kita juga punya lahan Galuga yang akan bisa digunakan tahun depan, karena (tempat pembuangan akhir sampah) kita akan pindah ke Nambo. Mungkin di situ (Galuga) kita rencanakan lokasi pengolah plastiknya,” ujarnya. (hms)

Bagikan
Share
BACA JUGA  Longsor di Dusun Cijambu Situ Hening Hancurkan Kebun Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *