,

BCS Kunjungi Lili yang Tinggal di Rumah Tdak Layak Huni.

19 Januari 2019 / 08:14 WIB Dibaca sebanyak: 536 kali Tulis komentar
Bagikan

BANJAR, BBCom – Kehidupan Lili yang tinggal dengan anak nya satu satunya di sebuah rumah yang kondisi nya tidak layak, menggugah ibu ibu yang tergabung dalam Komunitas Banjar Cinta Sedekah (BCS) untuk datang mengunjunginya.

Banjar Cinta Sedekah (BCS) adalah sebuah komunitas Ibu Ibu yang sangat peduli terhadap orang orang yang kurang beruntung seperti yang di alami Lili. Warga lingkungan Pangadegan Rt 5/Rw18, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat.

Ketua BCS Euis ketika datang berkunjung ke tempat Lili mengatakan kedatangan nya hanya ingin tau kondisi Lili sebenarnya ,selain itu dia juga bersama rekan rekan anggota BCS ingin berbagi walau batuan yang di berikan belum bisa di katakan layak.

BACA JUGA  TPP PNS Segera Dibayarkan Pada Bulan Maret 2017

“Kedatangan kami hanya ingin berbagi dengan pak Lili selain ingin tau kondisi pak Lili yang sebenarnya,kami juga ingin menyampaikan amanah dari para donatur kita bahwa sumbangan dari para donatur telah tersampaikan,” Ungkap nya,Jumat (17/1/2019), kepada BBCom.

Ketua BCS juga merasa miris dengan apa yang di alami Lili yang membesarkan anaknya seorang diri,dan khawatir akan perkembangan anak nya yang tumbuh dengan kondisi rumah yang tidak layak huni.

BACA JUGA  Ditangan Herdiana Batok Kelapa Bernilai Ekonomi Tinggi.

“Walau saya merasa miris tapi kami ibu ibu BCS hanya bisa membantu seadanya,”jelasnya

Sementara Lili merasa terharu dan juga berterimkasih atas kunjungan ibu ibu BCS serta kepedulian nya terhadap orang orang kurang beruntung seperti dirinya.

“Hatur nuhun ka ibu ibu tos nyempetkn waktos sareng masihan batosan,” kata Lili dengan logat khas sunda.

Semoga kehidupan Lili yang tinggal di rumah tidak layak huni akan menjadi perhatian pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat nya sesuai dengan Visi Misi pemerintah kota Banjar BERSERI (BERsih pemerintahan nya, SEjahtera masyarakatnya dan asRI lingkungan nya). (Johan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *