CIMAHI | BBCOM – Hari ini, Selasa (29/9/2026) proyek pembangunan Underpass Gatot Subroto Cimahi yang merupakan pogram strategis propinsi Jawa Barat, memasuki hari ke 42 dari target rampung selama 145 hingga 150 hari. Artinya Proyek bernilai Rp. 126,4 milyar ini, saat ini sudah hampir sepertiga proses pengerjaan dan tengah memasuki tahap pemasangan tiang penyangga (Secan pile) dan proses penggalian di sekitar Taman Kartini.
Dalam beberapa kesempatan, Walikota menegaskan ia optimis proyek Underpass Gatot Subroto harus selesai tepat waktu dan kualitas pekerjaan harus terjaga dengan baik. Proyek yang nantinya akan membentang dari kawasan Gedung Sudirman hingga Taman Kartini itu, akan menjadi wajah baru bagi transportasi Kota Cimahi sekaligus mengatasi kemacetan yang selama ini selalu terjadi pada titik jalan tersebut.
Untuk memastikan proyek berjalan sesuai rencana, Walikota Cimahi, Ngatiyana beberapa kali melakukan tinjauan lapangan, baik pada saat pengukuran tanah hingga meninjau langsung progress pekerjaan yang telah dilakukan agar percepatan pembangunan infrasrtuktur tersebut dapat diselesaikan tepat waktu dan tepat mutu.
Informasi terkini yang dirilis dari RRI.com, pembangunan Underpass Gatot Subroto terus dikebut agar target penyelesaian akhir Desember 2026 bisa tercapai. Bahkan Pemerintah Kota Cimahi tengah menyiapkan penambahan tenaga kerja hingga pengaturan waktu pengerjaan untuk mengejar target tersebut. Pengaturan jumlah personel dan waktu kerja ini disiapkan menyesuaikan pada kebutuhan di lapangan. “Target kita akhir Desember selesai, makanya kita persiapkan tenaganya, jumlah personel, maupun waktu.” ujar Ngatiyana dalam keterangannya, Sabtu (26/9/2026).
Dijelaskan Ngatiyana, apabila waktu pengerjaan reguler dinilai belum mencukupi, pekerjaan dapat dilakukan hingga malam hari. Langkah ini disiapkan sebagai bagian dari strategi percepatan agar target penyelesaian pada Desember 2026 tetap dapat dicapai.
Ditambahkan, Underpass Gatot Subroto yang merupakan dukungan terhadap peningkatan infrastruktur perkotaan, nantinya akan dapat peningkatan konektivitas dan kelancaran lalu lintas di kawasan tersebut. “Karenanya Pemerintah Kota Cimahi harus memastikan bahwa pembangunan proyek strategis itu berjalan lancar dan aman dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.”
“Meskipun proyek itu merupakan bagian dari program pemerintah Propinsi Jawa Barat, dan jalan Gatot Subroto berstatus jalan propinsi, namun karena secara adminstratif keberadaanya di Kota Cimahi, maka Pemerintah Kota Cimahi berkewajiban melancarkan dan mengamankan proyek tersebut karena nantinya akan memberikan manfaat besar bagi kelancaran lalu lintas di Kota Cimahi untuk kepentingan masyarakat,’ papar Ngatiyana
Untuk itu Ngatiyana mengajak seluruh pihak untuk secara bersama sama sama menjaga dan mengamankan proyek tersebut karena nantinya akan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.(Teddy)















