Konferensi Provinsi PWI Jabar Digelar Agustus Mendatang, Bandung Siap Menjadi Tuan Rumah

BANDUNG | BBCOM – Pemerintah Kota Bandung menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan Konferensi Provinsi (Konprov) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. Dukungan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah dan organisasi pers memiliki semangat yang sama dalam memperkuat ekosistem media, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta memperkuat peran pers dalam pembangunan daerah.

Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi jajaran *PWI Jawa Barat* (https://pwijabar.com) dengan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang berlangsung di Pendopo Kota Bandung pada Rabu, 10 Juni 2026. Pertemuan tersebut membahas berbagai aspek persiapan pelaksanaan konferensi yang merupakan agenda lima tahunan organisasi wartawan terbesar di Jawa Barat itu.

Bandung Mantapkan Kesiapan Menjadi Tuan Rumah

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Bandung menyambut baik rencana penyelenggaraan Konprov PWI Jawa Barat di ibu kota Provinsi Jawa Barat tersebut. Menurutnya, pelaksanaan konferensi tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga memiliki nilai strategis bagi perkembangan dunia jurnalistik di daerah.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah berdiskusi mengenai persiapan Kota Bandung untuk menjadi tuan rumah Konferensi Provinsi PWI Jawa Barat. Rencananya akan dilaksanakan pada bulan Agustus,” kata Muhammad Farhan.

Farhan menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pembahasan awal, pelaksanaan konferensi diperkirakan berlangsung pada pekan kedua Agustus 2026. Seluruh kebutuhan teknis akan terus dimatangkan melalui koordinasi antara panitia pelaksana dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, kepercayaan menjadikan Kota Bandung sebagai lokasi pelaksanaan Konprov PWI Jawa Barat merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam membangun ruang informasi publik yang sehat, berkualitas, serta bertanggung jawab.

Forum Tertinggi Organisasi Wartawan Tingkat Provinsi

Konferensi Provinsi merupakan forum permusyawaratan tertinggi PWI di tingkat provinsi yang diselenggarakan secara berkala setiap lima tahun. Forum ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menentukan arah kebijakan yang akan dijalankan pada periode kepengurusan berikutnya.

Selain menjadi ajang penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus, Konprov juga menjadi wadah bagi anggota untuk menyampaikan aspirasi, mengevaluasi program kerja, serta memilih kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa organisasi menghadapi tantangan dunia pers yang terus berkembang.

Dalam beberapa tahun terakhir, dinamika industri media mengalami perubahan yang sangat cepat. Perkembangan teknologi digital, meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sumber informasi, hingga tantangan penyebaran disinformasi membuat organisasi profesi wartawan memiliki tanggung jawab yang semakin besar dalam menjaga kualitas pemberitaan.

Oleh karena itu, pelaksanaan Konprov tidak hanya dipandang sebagai agenda administratif organisasi, tetapi juga sebagai ruang konsolidasi profesi dalam memperkuat standar etika, kompetensi, dan independensi jurnalistik.

Tiga Agenda Utama Konprov

Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua PWI Jawa Barat, Ahmad Syukri A., menjelaskan bahwa terdapat tiga agenda pokok yang akan dibahas dalam Konprov tahun ini.

“Ini adalah hajatan lima tahun sekali. Agenda utamanya memilih ketua, menyusun program kerja, dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban. Kami merancang pelaksanaannya pada 12–13 Agustus 2026. Insyaallah tempatnya di Hotel Horison apabila tidak ada perubahan. Peserta yang hadir diperkirakan sekitar 1.500 hingga 2.000 anggota PWI se-Jawa Barat,” ujar Ahmad Syukri.

Besarnya jumlah peserta yang diperkirakan hadir menunjukkan bahwa Konprov PWI Jawa Barat menjadi salah satu forum organisasi profesi terbesar di tingkat provinsi. Kehadiran ribuan peserta dari berbagai kabupaten dan kota juga diperkirakan akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi lokal, khususnya sektor perhotelan, transportasi, kuliner, dan jasa pendukung lainnya.

Selain menjadi ajang pengambilan keputusan organisasi, konferensi tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antarwartawan dari seluruh wilayah Jawa Barat yang selama ini menjalankan aktivitas jurnalistik dengan karakteristik daerah masing-masing.

Dukungan Pemerintah Daerah Diapresiasi

Ahmad Syukri menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Bandung sejak tahap awal perencanaan pelaksanaan konferensi.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pemkot Bandung. Bahkan jauh-jauh hari Pak Wali sudah mendeklarasikan dukungan agar Konprov dilaksanakan di Kota Bandung. Mudah-mudahan kegiatan ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi jurnalistik di Kota Bandung dan Jawa Barat,” katanya.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan berskala besar seperti Konprov. Kolaborasi tersebut diharapkan tetap menjaga independensi organisasi sekaligus menghadirkan penyelenggaraan yang tertib, aman, dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.

Profesionalisme Wartawan Menjadi Prioritas

Selain mempersiapkan Konprov, PWI Jawa Barat juga menjadwalkan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) pada 24–25 Juni 2026 di Kota Bandung.

Pelaksanaan UKW menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik. Kompetensi wartawan dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam menghasilkan produk jurnalistik yang akurat, berimbang, serta sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik.

Melalui UKW, wartawan memperoleh kesempatan untuk mengukur kemampuan profesionalnya berdasarkan standar yang telah ditetapkan, sekaligus meningkatkan kualitas peliputan dan penyajian informasi kepada masyarakat.

Program peningkatan kompetensi tersebut juga dinilai relevan dengan perkembangan industri media yang semakin kompleks, di mana wartawan dituntut tidak hanya memiliki kemampuan menulis berita, tetapi juga memahami verifikasi informasi, pemanfaatan teknologi digital, keamanan digital, serta etika dalam penggunaan kecerdasan buatan pada proses jurnalistik.

Sinergi Pemerintah dan Media

Ketua Panitia Konprov PWI Jawa Barat 2026, Roberto Purba, menilai dukungan Pemerintah Kota Bandung menunjukkan hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah dan insan pers.

“Ini menjadi bukti bahwa hubungan antara industri media dan Pemerintah Kota Bandung terjalin sangat baik. Apa pun yang kita lakukan pada akhirnya bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Kami juga memiliki tekad untuk terus memperbaiki kualitas jurnalisme agar dapat memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan Kota Bandung,” ungkap Roberto.

Menurut Roberto, hubungan yang baik antara pemerintah dan media bukan berarti mengurangi fungsi kontrol pers, melainkan menciptakan komunikasi yang sehat sehingga informasi mengenai pembangunan dapat tersampaikan secara akurat kepada masyarakat.

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh persiapan administratif maupun organisasi hingga saat ini berjalan sesuai rencana.

“Saat ini tercatat sekitar 900 anggota PWI di Jawa Barat yang memiliki hak pilih dan akan berpartisipasi dalam proses pemilihan Ketua PWI Jawa Barat yang akan menjadi salah satu agenda utama dalam konferensi tersebut,” jelas Roberto.

Jumlah pemilih tersebut mencerminkan besarnya partisipasi anggota dalam menentukan arah organisasi lima tahun ke depan melalui mekanisme demokratis yang telah diatur dalam ketentuan organisasi.

Momentum Memperkuat Literasi Jurnalistik

Ketua Pokja PWI Kota Bandung, Zaenal Ihsan, juga memberikan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Kota Bandung terhadap penyelenggaraan Konprov.

“Dengan Kota Bandung sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konprov PWI Jabar, tentunya kami juga akan mencoba hadirkan pengemasan acara dalam memperkaya literasi kejurnalistikan. Doakan saja semoga acaranya berlangsung lancar,” ujar Zaenal Ihsan.

Menurutnya, pelaksanaan konferensi tidak hanya berfokus pada agenda organisasi, tetapi juga diharapkan mampu menghadirkan berbagai kegiatan pendukung yang memberikan manfaat bagi wartawan maupun masyarakat luas, khususnya dalam memperkuat literasi media dan pemahaman mengenai praktik jurnalistik yang profesional.

Ke depan, peningkatan kualitas jurnalistik menjadi salah satu tantangan utama yang harus dihadapi seluruh organisasi profesi. Perubahan perilaku konsumsi informasi masyarakat, pesatnya perkembangan teknologi digital, serta meningkatnya kebutuhan terhadap informasi yang cepat dan akurat menuntut wartawan untuk terus meningkatkan kapasitas profesionalnya.

Dengan dukungan Pemerintah Kota Bandung, kesiapan panitia pelaksana, serta partisipasi anggota dari berbagai daerah di Jawa Barat, Konferensi Provinsi PWI Jawa Barat Tahun 2026 diharapkan mampu menjadi momentum strategis dalam memperkuat organisasi, meningkatkan kompetensi insan pers, serta merumuskan arah kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan dunia jurnalistik. Seluruh agenda yang akan dibahas, mulai dari laporan pertanggungjawaban, penyusunan program kerja, hingga pemilihan ketua baru, diharapkan menghasilkan keputusan yang mampu memperkuat peran PWI sebagai organisasi profesi sekaligus mendukung terciptanya ekosistem pers yang independen, profesional, dan bertanggung jawab demi kepentingan publik. (rls/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *