38 Kali Banjir, Desa Gunungsari Minta Perhatian Pemerintah

CIREBON | BBCOM | Sungai Ciberes yang terbentang di wilayah Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, cukup sering meluap dan membanjiran beberapa desa di Kec. Waled, diantaranya Desa  Gunungsari yang sudah 38 kali mengalami banjir akibat meluapnya air sungai Ciberes.

Meluapnya air Sungai Ciberes tentu berdampak terhadap tergerusnya tanah warga, unttuk Warga Desa Gunungsari yang wilayahnya sudah 38 kali terkena banjir, meminta perhatian pemerintah agar segera dibangunkan Tanggul Penahan Tanah (TPT) sebagai sandaran agar tanah tidak tergerus oleh luapan air sungai Ciberes.

“ Pak, Desa Gunungsari sudah 38 kali dilanda banjir, untuk itu mohon kiranya perhatian pemerintah untuk segera membuatkan TPT agar air Sungai Ciberes tidak terus merendam desa kami”, ujar warga Gunungsari kepada Daddy Rohanady saat melaksanakan kegiatan reses di desa Gunungsari Kec Waled Kab Cirebon.  

Menanggapi aspirasi desa Gunugsari tersebut, dapat memahami dan prihatin tentang kondisi desa Gunungsari yang sudah 38 kali dilanda banjir akibat meluapnya Sungai Ciberes.

“ Saya akan perjuangkan aspirasi pemerintah dan warga desa Gunungsari untuk dapat segera dibuatkan TPT agar saat sungai Ciberes meluap, desa Gunungsari tidak lagi terendam”, ujar Polittisi Gerindra Jabar ini.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan pembuatan TPT Sungai Ciberes memang sifatnya sudah sangat mendesak karena kalau di lama-lamakan tentunya akan mersak lingkungan hidup mereka, khususnya yang berkaitan dengan penanganan Sungai Ciberes.

Sebenarnya ada normalisasi sungai dengan cara pengerukan. Sayangnya, hasil pengerukan sedimentasi hanya dibuang di tepian sungai di sepanjang daerah aliran sungai. Pekerjaan seperti itu tidak akan menyelesaikan masalah. Begitu hujan turun, apalagi dengan curah yang besar/deras, praktis hasil pengerukan akan segera kembali masuk ke sungai.

Sungai Ciberes sesungguhnya melintasi beberapa desa di Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon. Selain melintasi Desa Gunungsari, sebenarnya sungai tersebut juga melintasi beberapa desa di bagian hilirnya, misalnya Desa Mekarsari, Desa Ciuyah, dan Desa Ambit.

“Sayangnya, semua desa yang tersebut terlintasi hampir selalu mendapat berkah banjir. Banjir yang 38 kali melanda Gunungsari merupakan cermin buruk kondisi yang ada,” tambah Daddy.

Selain pengurus Desa Gunungsari, hadir pula kepala desa tetangga, yakni Kuwu Desa Mekarsari. Keluhan dan harapan yang sama disampaikan pula pada kesempatan itu.

“Penanganan Sungai Ciberes harus dilakukan secara serius supaya desa-desa yang terlintasi sungai merasa diurus. Saya kira, pembuatan TPT merupakan salah satu solusi yang harus segera dilakukan,” pungkas anggota dewan dari Fraksi Gerindra asal dapil Cirebon-Indramayu tersebut. (dbs)

Komentar