Nasib Pegawai Perumda BPR Bank Cirebon Tinggal Menunggu Waktu

KOTA CIREBON | BBCOM – Kabar duka terkait isu yang berkembang tentang puluhan personil pegawai Perumda BPR Bank Cirebon usai pencabutan izin usaha oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terkena pemutusan hubungan kerja (PHK),nampaknya berimbas duka dan kesedihan bagi pegawai Perumda BPR Bank Cirebon.

Informasi yang di dapat bandung berita menyatakan bahwa sebagian besar karyawan saat ini masih tetap menerima gaji, dan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 2026.
salah satu pegawai Perumda BPR Bank Cirebon yang enggan di sebutkan namanya ,sebut saja (Ti) mengatakan “ada 50 pegawai Perumda BPR Bank Cirebon bakal terkena PHK.”

” Kabarnya seusai Idul Fitri ini kita bakal di PHK , semuanya Ada 50 pegawai lebih pak ,kita paling hanya terima pesangon terakhir dan THR,”keluhnya.

Sekarang ini kita semua masih bekerja di Perumda BPR Bank Cirebon ini sambil menunggu kabar kepastian selanjutnya,”ungkap Ti, kepada bandung berita,jumat (5/3/2026).

Menghadapi kondisi yang begitu krusial sekarang ini, mereka mengaku hanya bisa pasrah dan berharap. Miris , bila melihat Perumda BPR Bank Cirebon yang nampaknya sulit untuk bisa disehatkan kembali.

Ia menambahkan,”Sampai sekarang kami masih berharap kepada Pak Wali Kota Cirebon untuk bisa memperhatikan BPR Bank Cirebon,Karena bagaimanapun bapak Wali Kota itu kan pemilik BPR Bank Cirebon,” jelasnya.

Meski kabar isu terjadi PHK makin menguat, namun tidak menyurutkan semangat  sebagian karyawan Perumda BPR Bank Cirebon tetap melayani nasabah.

“Sampai saat ini ,kami tetap membantu nasabah, tidak hanya untuk mendapatkan informasi terkait dengan klaim penjaminan simpanan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),ada juga nasabah yang pertanyakan apakah Tabungan Anak Sekolah (TAS) bisa di buka kembali, mengingat banyak sekali anak sekolah yang ingin menyimpan di sini melalui sekolah,”

Kami akan berikan informasi kepada nasabah yang ingin meminta penjelasan terkait semuanya,agar kekantor Perumda BPR Bank Cirebon, kami siap membantu” tutupnya.(bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *