KOTA CIREBON | BBCOM – Forum Perangkat Daerah (FPD) Kota Cirebon Adakan Penyusunan Rencana Kerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (DISBUDPAR) Kota Cirebon untuk Tahun 2027.
Agenda penyusunan rencana kerja bertempat di Bangsal Panca Wanda, Aula Kantor Disbudpar Kota Cirebon, Rabu (25/2/26).
Kepala Dinas Disbudpar Kota Cirebon, Agus Sumanjaya,sebagai tuan rumah menyatakan bahwa forum ini membahas sejumlah perencanaan strategis untuk tahun 2027.
Fokus utamanya adalah pengembangan kawasan strategis pariwisata pada tiga titik target prioritas.
“Titik pertama adalah pengembangan konsep kawasan Cipto menjadi kawasan modern. Kedua, pengembangan kawasan religi di Kelurahan Argasunya, Kota Cirebon,Ketiga pengembangan kawasan wisata beserta kegiatan strategis lainnya seperti event-event dan destinasi wisata pendukung,” ungkap Kadis.
Menurut Agus, pengembangan sektor pariwisata berpotensi menyumbang hingga 20% dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cirebon. Kontribusi ini bahkan lebih tinggi dari sisi pajak daerah, mencapai lebih dari 40%, terutama dari pajak hotel, restoran, dan hiburan.
Untuk tahun 2026, target kunjungan wisatawan ditetapkan sebesar 4,8 juta orang. Namun, realisasinya sudah melampaui target dengan mencapai 5 juta pengunjung.
“Tahun ini target kami masih sama dengan tahun lalu, tapi kami sudah capai 5 juta pengunjung. Harapannya, ketika Cirebon resmi menjadi kota tujuan pariwisata, kunjungan wisatawan domestik maupun internasional akan semakin meningkat,” tambah Kadis.
Peningkatan kunjungan wisata diharapkan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kota Cirebon, khususnya pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pengusaha lokal. “Ini akan menggerakkan perekonomian secara keseluruhan,” harapnya. ( Bud)















