Yossi Irianto: Tidak Ada Perbedaan Penduduk Asli Ataupun Pendatang.

6 Desember 2016 / 07:02 WIB Dibaca sebanyak: 877 kali Tulis komentar

rlad-fgdkerukunanberagamaBANDUNG BB.Com–Kemajemukan adalah fitrah karena manusia dilahirkan tidak punya pilihan etnis ataupun agama, sebagai manusia hanya berhak menentukan kepercayaan pilihan politik dan jalan hidupnya.

“Namun yang jelas semuanya memiliki kesamaan tujuan yakni meraih kesejahteraan lahiriah dan batiniah,” jelas Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto saat memberikan arahan pada acara Forum Group Discussion Kajian Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama, bertempat di Hotel Grand Guci, jalan Pasirkaliki Bandung, Kamis (01/11/2016).

Ditambahkan Yossi, dengan negeri ini disepakati dengan dasar Bhineka Tunggal Ika, sehingga tidak ada perbedaan penduduk asli ataupun pendatang.

“Meskipun berbeda agama ataupun adat, semua memiliki hak dan keajiban yang sama dalam bingkai NKRI,” ujarnya.

Lanjutnya, Pancasila dan UUD 1945 juga menjamin hak setiap warga negara, baik di bidang hukum maupun pemerintahan yang substansinya adalah menghargai hak setiap individu tanpa memandang predikat yang melekat di dalamnya.

“Namun dengan memelihara seperti itu pasti ada saja faktor yang memicu percekcokan. Perlu upaya yang cerdas agar berbagai upaya cerdas perbedaan tersebut bisa dioptimalkan demi tegaknya harkat dan martabat bangsa,” tutur Yossi.

Yossi menambahkan, oleh karena itu forum group ini dapat membetikan solusi cerdas untuk mengantisipasi dan meredam potensi konflik agama di kota Bandung.

“Semoga forum ini menjadi sarana untuk saling bertukar pikiran, terutama dalam mengembangkan sistem kehidupan yang memberi ruang dan toleransi terhadap perbedaan.” Pungkasnya.. (kur/ris)


 

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *