oleh

Yaris Heykers Gunakan 75 Persen Konten Lokal

yarisBandung, BB.Com–Setelah sukses dengan kehadiran Yaris yang diperkenalkan pada era 2004 lalu, PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali meluncurkan produk anyar Yaris Heikers.

Mobil berteknologi dual VVT-i dengan transmisi CVT 7 speed sequential shift matic ini, ternyata menggunakan komponen lokal hingga 75 persen.

Menurut Gondo Handoko, Operation Manager Auto 2000 Jabar, akan terus meningkatkan penggunaan konten lokal di produk TAM.

“Yaris Heykers ini menggunakan 75 persen konten lokal. Sedangkan di Yaris sebelumnya 60 persen. Selain itu, mulai dari desain, konsep, dilakukan oleh anak bangsa, diantaranya alumni ITB,” jelas Gondo saat Media Gathering di TSM Kamis (3/11).

BACA JUGA  Sebanyak 549 Kepala Keluarga Sudah Sepakat Untuk Keluar Dari Lahan PT KAI

Dikatakan, kehadiran New Yaris Heykers ini diharapkan mampu memperkuat posisi penjualan TAM di segmen hatcback.

Karena itu, untuk menarik minat customer, pihaknya telah menyiapkan beragam promo. Salah satunya konsumen mendapatkan hingga Rp 10 juta untuk diskon,” ujarnya.

Senada, Anton Jimmy, Executif Manager Area Management PT TAM mengungkapkan,  beberapa perbedaan Yaris terbaru dengan lama adalah mulai dari Engine.

“Indonesia merupakan negara ke 4 didunia Market share kita akhir tahun lalu sebesar 31,70 persen. Market share hingga Des 2016, 40 persen. Kita targetkan terjual 200 unit per bulan untuk area Jawa-Barat,” tambah Anton.

BACA JUGA  TMMD Bukti Nyata Kodam III/Siliwangi Membantu Program Pembangunan Pemerintah

Beberapa perubahan di Yaris Heykers diantaranya ground clearence menjadi 184mm berkat penggunaan TRD Suspension (+20mm) dengan ukuran ban yang lebih besar 195/55 R16.

Selain itu, untuk memberi kesan sporti, dilengkapi advanced audio 7 full touchscreen, miracast/mirroring, internet dan bluetoth.

Menurut data Auto2000, untuk market Hatchback (mini medium), total market Jabar sebesar 4.565 unit. Toyota Yaris sendiri peraih penjualan 2.042 unit.

Tidak ada perbedaan harga dengan Yaris lama. Produk ini dibandrol mulai dari Rp 237 juta hingga Rp 260 juta. Sementara tipe matic Rp 271 juta. Namun ada beberapa tipe yang naik 1 hingga 7 juta. (adun/kur)


Komentar