oleh

“Tambang Galian Golongan C Milik M. Arip Ditutup”

LAHAT BBCom – Terkait pemberitaan yang telah tayang di BBCom berjudul UPTD Regional IV ESDM Sumsel Tutup Tambang Ilegal Oknum Dewan Pagaralam, akhirnya Anggota DPRD Kota Pagaralam, Pandin angkat bicara.

Ketika dikonfirmasi, Senin (6/8/2018) bahwa informasi dari Regional IV Dinas ESDM Provinsi Sumatera Selatan yang telah mengirim surat penutupan usaha tambang Galian Golongan C diduga ilegal, Pandin mengaku bahwa galian golongan C itu milik M. Arip.

“Mohon maaf saya tidak mempunyai tambang galian C. Kalau galian C milik M. Arip iya udah tutup,” ujarnya.

Ditanya keberadaannya ada di lokasi tambang galian C yang diduga ilegal itu saat investigasi team LSM Lingkar Merah Putih Nasional (LMPN) dan Wartawan beberapa waktu yang lalu, Pandin berdalih bahwa M. Arip itu adiknya dan saat itu dirinya hanya monitor pekerjaan Adiknya sudah benar apa belum.

BACA JUGA  Lagi Santai Di Teras Rumah, Bandar Sabu Digerebek Tim Walet Polres Lahat

Sementara, dikonfirmasi Senin, (6/8/2018) Wakil Ketua Bidang Investigasi LSM LMPN, Bambang Harianto menjelaskan ketika teamnya (2/6/2018) bertemu secara langsung dengan Kepala Regional IV Dinas ESDM, H. Tulus Santoso. MT tidak menyangkal kalau usaha tambang galian C itu milik Pandin yang pernah setahun lalu disurati bersifat pembinaan oleh pihaknya.

“Mungkin saja itu milik Adiknya, M. Arip tapi tugas kita sebagai kontrol sosial untuk membantu pemerintah dalam penegakan peraturan perundang-undangan dan ada waktu yang tepat kita invetigasi ulang ke lokasi tambang galian C tersebut untuk membuktikan masih beroperasi atau sudah tutup” terangnya.

BACA JUGA  Festival Seni Pelajar Lahat Semarakan HUT PTBA

Sumber dari Unit Pidana Khusus (Pidsus) Kepolisian Resor (Polres) Pagaralam yang berhasil dihubungi Senin (6/8/2018) menerangkan bahwa surat penutupan tambang galian golongan C yang ditembuskan oleh Regional IV Dinas ESDM Provinsi Sumsel ke Kapolres Pagaralam belum diterima pihak Pidsus Polres Pagaralam.

“Belum kami terima di Pidsus, biasanya surat masuk dulu ke sium dan nantinya dibawa ke ruang kerja Kapolres lalu kemudian didisposisi Kapolres ke Kasat Reskrim. Dan saat ini Kapolres masih diperjalanan ke Pagaralam,” urai sumber. (DAFRI. FR)

Komentar