oleh

Siapa Dalang DAK? Kadin dan Sekdin OI Mendadak Menghilang.

OGAN ILIR | BBCOM | Kepala Dinas (Kadin) Pendidikan maupun Sekretaris Dinas (Sekdin) Kabupaten Ogan Ilir mendadak menghilang, kuat dugaan ini akibat Dana Alokasi Khusus (DAK) terungkap  dipotong 17% per-sekolah SD,  hal ini diungkapkan kepala sekolah yang merasa kesal dengan oknum Dinas Pendidikan yang seenaknya melakukan punggutan liar terhadap dunia pendidikan. 

Masyarakat maupun LSM yang ada di Kabupaten Ogan Ilir dan Palembang Sumatera Selatan sangat menyayangkan adanya dugaan memotongan anggaran tersebut. ironisnya ini ada pengakuan dari pihak sekolah yang dibuktikan dengan data dan rekaman suara penerima DAK, disaat situasi darurat covid-19 masih ada aknum pejabat melalukan korup.

Menurut Ketua LSM Mitra Kejati Sumsel Taswin Dp, pihaknya akan melayangkan surat konfirmasi kepada Dinas Pendidikan Ogan Ilir, karena anggota LSM kami juga mendapat informasi perihal dipotongnya anggaran DAK tersebut disaat pandemi dan menjelang Pilkada Ogan Ilir.

BACA JUGA  Pungli DAK, Masyarakat Ogan Ilir Minta KPK Selidiki Kasus Tersebut

“Kami akan melakukan orasi dalam waktu dekat ini didepan kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumsel, kami akan meminta pihak kejaksaan untuk segera memanggil oknum pejabat dan dalang dari punggutan tersebut, karena ini pasti ada dalang dan tujuan” katanya saat dihubungi melalui sambungan selularnya (18/12/2020).

BACA JUGA  Komisi IV DPRD OI Akan Rekomendasi Kepsek SDN 06 Sungai Pinang di Copot dari Jabatannya?

Sementara itu saat media ini konfirmasi, Kadin maun Sekdin mendadak menghilang. Menurut Kasih Sarana Prasarana SD, Kadin dan Sekdin sedang ada kegiatan pelatihan di Palembang. “Saya hanyalah bawahan dan tidak mempunyai wewenang untuk menjawabnya, silakan hubungi atasan saya” Kata Heri Kuniawan Kasie Sarana SD Dinas Pendidikan Ogan Ilir saat di hubungi tim BBCOM (18/12/2020) melalui telepon selularnya. (red)

Komentar