oleh

PPPN Menilai Ibu Rabeca Layak Pimpin Badan Penghubung Sumatera Selatan Jakarta

JAKARTA | BBCOM | Anjungan Sumatera Selatan (Sumsel) di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) setiap tahunnya selalu menggelar Seni Budaya adat Sumsel, bahkan para seniman tradisonal daerah Sumsel juga turut meriahkan acara kesenian tersebut diantaranya tanjidur atau jidur Pedamaran dan gitar sebatang.

Selain menyuguhkan beberapa nyanyian dan tarian daerah, juga makanan khas Sumsel seperti, pempek, tekwan, dan maksubah juga sering ditemukan ketika ada penggelaran acara seni dan budaya Sumsel. Hal ini sudah menjadi agenda rutin Nyimas Camalia Rabeka SH di anjungan Sumsel.

Persatuan Perantau Pedamaran Nasional (PPPN) adalah sebuah organisasi / paguyuban masyarakat kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)

Menurut Iwanto ketua PPPN adalah wadah masyarakat perantau asal Pedamaran yang terpusat di Jakarta (Jabodetabek) dan Bandung Raya. Selaku ketua Persatuan Perantau Pedamaran Nasional sangat megapresiasi kepemimpinan ibu Nyimas Camalia Rabeka SH yang akrab dipanggil Rebeka.

“Selama ibu menjadi ketua anjungan Sumsel di TMII banyak sekali bantuan yang ibu Rabeca berikan kepada PPPN dalam hal perizinan tempat dan ibu sangat medukung kegiatan PPPN yang menampilkan seni dan budaya Pedamaran yang di kanal sebagai kota Tikar dalam kegiatannya alhamdullilah selalu dipadati pengunjung”. Ujar Iwanto (27/6/2022)

Iwanto juga berpendapat bahwa Badan Penghubung Sumatera Selatan Jakarta atau anjungan Sumsel akan semakin maju dan berkembang jika di pimpin oleh ibu Rabeca, karena beliau sangat memahami persoalan dan tantangan. Dengan pengalaman tersebut ibu Rabeca mampu meningkatkan kualitas maupun kuantitas khususnya anjungan Sumsel. (Ded)

Komentar