oleh

Mahasiswa Unsri Demonstrasi UKT, Kapolres Upayakan Mediasi Cegah Kerumunan

INDRALAYA | BBCOM | Polres Ogan Ilir mengingatkan masyarakat untuk tak mengadakan kerumunan, apapun bentuknya.

Termasuk aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) yang meminta keringanan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Rabu (4/8/2021) lalu.

Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy mengatakan, di masa pandemi khususnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), antisipasi penyebaran virus harus diupayakan dengan ekstra ketat.

“Kita ketahui saat ini sedang masa pandemi, potensi penyebaran virus masih tinggi. Maka kami mengimbau adik-adik mahasiswa tidak mengadakan kerumunan,” kata Yusantiyo melalui keterangan tertulis, Kamis (5/8/2021).

Aksi unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa Unsri sebelumnya, dihadiri sedikitnya 100 orang.

Selain melakukan pengamanan untuk antisipasi kericuhan, petugas juga sibuk mengingatkan massa agar menerapkan protokol kesehatan.

“Penyampaian aspirasi dengan menimbulkan kerumunan ini tidak ideal. Berpotensi menularkan virus dan berbahaya bagi adik-adik mahasiswa,” terang Yusantiyo.

Sebagai alternatif, Yusantiyo menawarkan diri untuk menjembatani mahasiswa menggelar audiensi dengan pihak rektorat Unsri.

Audiensi yang dimaksud Yusantiyo yakni melibatkan perwakilan massa mahasiswa.

“Kami siap menjembatani audiensi perwakilan beberapa orang saja dari mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi maupun tuntutan. Ini untuk mencegah klaster, penyebaran Covid-19,” ucap Yusantiyo.

Sebelumnya, aksi mahasiswa tak menemukan kata sepakat karena massa menolak audiensi tertutup dan hanya menginginkan audiensi terbuka dengan melibatkan seluruh peserta unjuk rasa.

Sementara pihak rektorat Unsri menolak audiensi terbuka karena khawatir dengan kerumunan yang dapat menyebarkan virus.

Aksi massa pun kembali dilanjutkan hari ini di lokasi kampus yang sama.

“Aksi jilid II lanjut hari ini dengan tuntutan yang sama, yakni meminta keringanan UKT. Dan kami tegaskan, aksi ini tetap menerapkan protokol kesehatan, terutama jaga jarak dan semua pakai masker,” kata perwakilan mahasiswa Unsri, Denny Satria dihubungi terpisah. (Hms )

Komentar