Longsor Susulan Kembali Terjadi Menutupi Ruas Jalan Nasional Cikijing-Kuningan

KUNINGAN | BBCOM | Longsor susulan kembali terjadi di lokasi titik ke 4. Setelah terjadinya bencana alam tanah longsor pada hari Selasa (05/03/2024) lalu di jalan Nasional jalur Cikijing-Kuningan yang mengakibatkan arus lalulintas lumpuh total, Minggu (10/03/2024).

Mengetahui hal tersebut, Kapolsek Cikijing Polres Majalengka Polda Jabar  AKP Rudy Djunardi M, S.H., M.H. beserta Anggota terjun langsung ke lokasi untuk meninjau lokasi longsor susulan di titik ke 4 yang kembali menutupi sebagian badan jalan.

Sterilisasi penanganan pembersihan material longsoran berupa lumpur yang menutupi badan jalan dilakukan dengan cara penyemprotan menggunakan kendaraan Damkar Kabupaten Majalengka.

Sampai dengan saat ini untuk Kendaraan R2 maupun R4 belum bisa melintasi jalur tersebut sampai batas waktu yg tidak dapat di tentukan, akses Jalan masih menggunakan jalur alternatif yang bisa dilalui dari Arah Cikijing Kabupaten Majalengka menuju Kabupaten Kuningan yaitu melalui alternatif Jl. Desa Cidulang – Jl. Desa Jagasari – Jl. Desa Cipulus – Wil Kec Darma Kab. Kuningan ( Jl. Desa Gunungsirah – Jl. Desa Parung ).

Kapolsek Cikijing Polres Majalengka Polda Jabar  mengimbau untuk titik longsor masih dalam keadaan kondisi beresiko, diimbau kepada Masyarakat untuk tidak memaksa melintas.

Ditempat terpisah Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast S.I.K., mengapresiasi kesigapan personel Polres Majalengka Polda Jabar, bergerak cepat mengevakuasi dan membersihkan material longsor.

Sementara itu AKBP Indra Novianto, S.I.K., M.Si., CPHR. menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana alam. Dalam situasi seperti ini, kolaborasi dan dukungan dari masyarakat sangatlah vital dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana.

Saat ini, Pihak Kepolisian,TNI dan BPBD juga masyarakat masih terus melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor di lokasi kejadian serta terus memantau situasi dan mengambil langkah-langkah selanjutnya untuk mengatasi dampak bencana alam yang terjadi di wilayahnya. (arison/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *