LAGI Macan Tutul Gunung Syawal DIJEBAK WARGA

29 September 2018 / 08:19 WIB Dibaca sebanyak: 483 kali Tulis komentar

CIAMIS BBCom-Konflik Hewan Liar dengan Manusia khususnya Macan Tutul sudah terjadi beberapa tahun terakhir. Awalnya pada tahun 2009 Macan Tutul tertangkap di sekitar Gn.Syawal Ciamis Jawa Barat, Tahun 2013 terjadi hal yang sama di sekitar Gn. Cikuray Dimana macan Tutul tertangkap masyarakat sekitar dan yang terakhir masih hangat terdengar 11 Agustus 2015 seeekor macan Kumbang Ditangkap warga dan warga meminta uang tebusan kepada pihak terkait/BBKSDA Jawa Barat sebesar 100 juta dengan alasan konvensasi dan ganti rugi. Hampir seminggu seekor macan tersebut menjadi tontonan warga Dan akhirnya 18 agustus 2015 macan tersebut berakhir di kandang salah satu taman satwa/Kebun Binatang di daerah Garut. Tahun 2016 tepatnya malam hari tanggal 5 September 2016 ditangkap Seekor Macan Tutul dan dua hari disandera Warga

Dari informasi Lapangan Kawan Kawan Ciamis Warga dipimpin seorang  Warga menangkap macan tutul tgl 5 malam, esok nya tanggal 6 Pihak BBKSDA datang dan melakukan negoisasi agar macan tersebut diserahkan ke pihak nya yang berwenang. Namun Warga tersebut tidak mau dan meminta sejumlah tebusan,dari data kami warga ini telah 3 sampe 4 kali melakukan penangkapan macan tutul yang turun ke pemukiman warga,dari cara penangkapan,bahan yang disiapkan seperti seorang professional sehingga perlu diselidiki. ( dokumen rillis FK3i Tahun 2016 )

Dari aspek sosial budaya macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) memegang peran besar dalam budaya masyarakat Jawa khususnya Jawa Barat. Macan tutul sering di identikan  dengan harimauatau maung (bahasa Sunda), karena masyarakat tidak memiliki pengetahuan yang cukup untuk membedakan kedua spesies ini. Harimau di mata masyarakat Jawa masih sering dianggap sebagai jelmaan dari Prabu Siliwangi.  Macan tutul jawa (Panthera pardus melas) sendiri telah  dipilih sebagai fauna indentitas Jawa Barat berdasarkan dalam keputusan Gubernur Jawa Barat Nomer 27 Tahun 2005. 

DAN TEPAT TAGGAL 28 SEPTEMBER 2018 KEMBALI WARGA YANG SAMA TELAH MEMBUAT PERANGKAP  JEBAKAN,DAN MACAN TUTUL MASUK DALAM JEBAKAN TERSEBUT.KAMI FORUM KOMUNIKASI KADER KONSERVASI INDONESIA ( FK3I JABAR ) DENGAN TEGAS MEMINTA MACAN TUTUL TERSEBUT SEGERA DILEPAS LIARKAN, MACAN TUTUL TERSEBUT MASIH SEHAT DAN LAYAK LANGSUNG DILEPAS LIARKAN DIBANDING DIBAWA KE LEMBAGA KONSERVASI SEPERTI TAMAN SAFARI BOGOR ATAU KEBUN BINATANG LAINNYA.

DAN KAMI MEMINTA KEMENTERIAN BERSIKAP TEGAS TERHADAP WARGA YANG APABILA DENGAN SENGAJA MELAKUKAN DAN MEMBUAT JEBAKAN MACAN UNTUK KEPENTINGAN TERTENTU

BERKAITAN DENGAN HAL TERSEBUT KAMI MENUNTUT :

MACAN TUTUL TERSEBUT HARUS DILEPASLIARKAN SEGERA

INVENTARISASI MACAN TUTUL DI TAMAN SAFARI BOGOR & KEBUN BINATANG LAINNYA YANG SEJAUH INI TELAH BANYAK MENAMPUNG MACAN TUTUL GUNUNG SYAWAL

GUBERNUR JAWA BARAT WAJIB TURUN TANGAN DAN BERTANGGUNG JAWAB MENJAGA KEPUTUSAN GUBERNUR NOMOR 27 TAHUN 2005 TERKAIT FAUNA IDENTITAS JAWA BARAT

KLHK SEPANTASNYA SEGERA LAKUKAN UPAYA-UPAYA PENYADARTAHUAN KHUSUS DI DESA CIKUPA UMUMNYA SEKITAR KAWASAN GUNUNG SYAWAL AGAR MASYARAKAT TIDAK MEMANFATKAN MOMENTUM KONFLIK MACAN DENGAN WARGA TERSEBUT MENJADI PERDAGANGAN SATWA LIAR TERSELUBUNG

KAMI BERSAMA JARINGAN LAIN AKAN MELAKUKAN AKSI APABILA HAL INI TERUS DIBIARKAN. (Dds)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *