KPP: Orgen Tunggal Remix Rusak Generasi Muda

10 Oktober 2016 / 01:08 WIB Dibaca sebanyak: 2014 kali Tulis komentar

orkes-remixPEDAMARAN BB.Com–Seiring dengan kemajuan zaman sekarang ini pendidikan moral seakan tidak dapat mengimbangi prilaku anak, dan ini merupakan tanggung jawab kita bersama, karena hal seperti ini tidak bisa di bebankan oleh seorang guru di dunia pendidikan, mungkin ini perlu melibatkan beberapa unsur terkait.

Dalam persoalan moral tentu ini kembali kepada sudut padang pribadi masing masing, namun  tanggung jawab  moral generasi muda merupakan tanggung jawab kita bersama, sehingga bisa menciptakan generasi yang andal kedepan.

20161009_233237_resizedGenerasi muda seperti anak anak sudah tidak bisa dibendung lagi untuk melihat tampilan hiburanan orang dewasa pada umumnya, hal ini terbukti musik remix yang di mainkan dalam suatu acara pernikahan di wilayah pedesaan, para penggemarnya adalah generasi muda seperti anak anak dibawah umur yang masih dalam bangku sekolah dasar. Wabah ini hampir sudah menyebar di seluruh pelosok negeri yang ada di Indonesia.

BACA JUGA  Arviyan: Volume Penjualan Batubara Tahun 2017 Meningkat 14 Persen

Hasil pantauan BB.Com di daerah Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir (Kab-OKI) generasi muda seperti anak anak, sudah mengenal rokok dan minuman keras, bahkan lem  aibon untuk dihisap aromahnya sebagai pemacu dalam melakukan gerakan goyang remix. Sementara aibon di dalam undang undang kepolisian belum dirumuskan atau belum termasuk barang yang memabokan.

BACA JUGA  Sang Alang dan Ahmad Dhani Garap Puisi Sontoloyo Karya Fadli Zon Jadi Lagu Bernuansa Karnaval

Menurut salah satu tokoh Komite Pemuda Pedamaran (KPP) Midi Anes berharap kepada pihak yang berwajib baik Pemerintahan dan DPRD maupun Kepolisian agar segera merumuskan hal tersebut sehingga generasi muda sebagai harapan bangsa bisa terarah dengan baik. (KPP Doni)


Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *