Kota Bandung Raih Dua Penghargaan Top 35 Inovasi Pelayanan Publik Nasional 2016

26 Mei 2016 / 08:46 WIB Dibaca sebanyak: 656 kali Tulis komentar

inovasi_pelayanan_publik BandungBANDUNG BB- Setelah beberapa waktu lalu, Kota Bandung meraih penghargaan 3 inovasi Top 99 dalam pelayanan publik nasional, kali ini pemerintah kota Bandung berhasil meraih penghargaan dan masuk dalam top 35 inovasi pelayanan publik nasional 2016 kategori tingkat kabupaten dan kota.

2 Inovasi Pemkot Bandung yang masuk top 35 tersebut adalah “From Zero to Hero yatu membangun generasi cinta sehat di sekolah yang siap membangun negeri, dan “OMABA yaitu ojek makanan balita, penanganan gizi buruk melalui omaba dan cooking center di UPT Puskesmas Riung Bandung.

Penghargaan diterima oleh Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial, yang diserahkan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia M Yusuf Kalla, di Jakarta, Kamis (26/5/16).

Usai menerima pengharagaan, Oded M Danial mengatakan dua inovasi ini merupakan apresiasi bagi pemkot Bandung, dan sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja birokrasi.

“Syukur alhamdulillah kita meraih penghargaan ini, setelah sebelumnya masuk ke dalam Top 99, mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi pemkot Bandung,” ujar Oded.

Lebih lanjut Oded mengatakan bahwa dua inovasi pelayanan publik tersebut harus menjadi pemicu untuk menhadirkan inovasi-inovasi lainnya dalam hal pelayanan masyarakat.

“Penghargaan ini juga harus jadi pemicu untuk meningkatkan kinerja birokrasi khususnya dalam bidang inovasi untuk meningkatkan pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Seperti dirilis situs Kemenpan RB, Kementerian PANRB telah mengeluarkan Kepmen PANRB No. 99/ 2016 tentang Penetapan Top 35 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2016. Sebelumnya, Kementerian PANRB telah menetapkan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik, dari 2.476 inovasi peserta kompetisi inovasi pelayanan publik 2016. Dari jumlah tersebut terdapat 3 kementerian, 2 lembaga, 8 provinsi, 14 kabupaten, 5 kota, 3 BUMN/BUMD yang masuk dalam top 35 ini.

Kompetisi ini merupakan wujud dari program one agency, one innovation yang mewajibkan kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten/kota wajib menciptakan minimal satu inovasi setiap tahun. Kompetisi serupa juga digelar secara international oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang dikenal dengan United Nation Public Services Award (UNPSA). (Ded)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *