oleh

Ketua L2Dikti Menilai Lulusan SMA/SMK Masih Kurang Meneruskan Pendidikan ke  Perguruan Tinggi.

BANDUNG, BBCom— Asosiasi Badan Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Provinsi Jawa Barat mengadakan kegiatan Sarasehan dan Dialog berkaitan dengan Strategi Pembangunan Jawa Barat, Sinergitas Pendidikan Tinggi dan Stakeholder Menyongsong 100 Tahun Indonesia. Hal ini dilakukan mengingat bahwa Jawa Barat sangat memerlukan pembangunan yang tepat dan cepat demi masa depan lebih baik, acara ini bertempat di Aula Timur Gedung Sate Bandung, Rabu (6/3/2019).

Rencana pembangunan di Jawa Barat di masa akan datang tentunya tergantung juga pada dunia pendidikan. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua L2Dikti Uman Suherman, terlebih lagi Jawa Barat mendapatkan permasalahan berupa partisipasi lulusan SMA/SMK masih kurang meneruskan pendidikan ke  perguruan tinggi. ” Maka dari itu kami dari perguruan tinggi swasta mengalokasikan minimal 5 % untuk mahasiswa fakir miskin dan yatim piatu untuk melanjutkan pendidikan,”  ujarnya.

Namun Perguruan Tinggi swasta tetap membutuhkan bantuan dari pemerintah seperti meringankan pembayaran pajak bumi dan banguanan untuk universitas. Selain itu, perguruan tinggi juga akan terus membantu perencanaan dan pembangunan yang telah menjadi program pemerintah pusat.

BACA JUGA  Polres Sukabumi Tangkap 2 Tersangka Perang Sarung

“Nah, bantuan tersebut sudah diterima oleh kami di setiap PTS sebanyak 300 juta . Bantuan ini langsung datang dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil,” tambahnya.

Hal tersebut membantu untuk meningkatkan kualitas dari setiap PTS di Jawa Barat. Perguruan tinggi memiliki tantangan tersendiri yaitu dituntut untuk meningkatkan kualitas universitas sesuai standar Nasional Indonesia.

BACA JUGA  DPRD Jabar: Penerbangan Komersial Akan Pindah ke BIJB Kertajati

“Terutama Jabar yang memiliki universitas terbanyak di Indonesia. Semua perguruan tinggi sudah seharusnya mengerti mengenai kompetensi yang telah ditentuka. Paling tidak, kampus mampu memiliki daya saing internasional dan hidup di daerah Jawa barat.  Tidak cukup dengan itu saja setiap kampus harus bersinergi dengan pemerintah,” tuturnya. (hms)

Komentar

Berita Terbaru