Harga Cabe Mahal, Disperindag Banjar Sebut Karena Pengaruh Cuaca

17 Maret 2018 / 00:41 WIB Dibaca sebanyak: 176 kali Tulis komentar

BANJAR BBCom – Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Banjar, Jawa Barat, Mamat Rahmat, S.STP., MSi, saat ditemui BBCom diruang kerjanya, Jum’at (16/03/2018), menjelaskan terkait harga Cabe rawit yang kini harga nya melonjak.

Dalam penjelasannya Mamat menyebutkan, selama hampir satu Minggu terakhir ini harga cabe rawit merah melonjak naik tapi belum melinjak seperti tahun tahun sebelumnya,Hal ini dikarenakan cuaca juga ikut berpengaruh karna kindisi nya yang tidak menentu, sehingga kondisi tersebut mempengaruhi pasokan dari daerah penghasil cabe yang memasok ke Pasar-pasar yang ada diwilayah Kota Banjar.

“Kenaikan harga itu terjadi bukan hanya pada cabe saja, namun beberapa kebutuhan pokok lainnya, juga ada yang mengalami kenaikan. “Untuk harga cabe sendiri di Pasar Banjar, kini dijual oleh para pedangan dengan harga berkisar Rp. 70.000,- per kilo,” ujarnya Mamat, menjelaskan, karena factor cuaca yang tidak menentu, seperti sekarang ini, kadang hujan, kadang panas, sehingga para petani terpaksa harus menjemur dulu cabe, untuk menghilangkan kadar air, sebelum dijual. “Akibatnya, sentral-sentral cabe jadi kosong, dan harga cabe jadi naik,” jelasnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Disperindag Kota Banjar, harga cabe rawit hijau biasa dijual Rp28 ribu/kilogram kini dijual Rp30 ribu, cabe rawit merah biasa dijual Rp65 ribu/kilogram kini dijual dengan harga Rp70 ribu, dan harga bawang merah biasanya dijual Rp22 ribu/kilogram kini dijual dengan harga Rp24 ribu. (Johan)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *