oleh

FKPPI Ciamis, Soroti Genangan Air di Jalan Raya Perbatasan Ciamis Pangandaran

CIAMIS | BBCOM | Buruknya saluran drainase trotoar di Jalan Raya Banjar – Pangandaran tepatnya di Desa Ciulu Rt 17/ Rw 05 Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis yang sekaligus menjadi tapal batas antara kabupaten Ciamis dan Pangandaran di keluhkan warga dan pengguna jalan.

Apabila hujan turun dengan intensitas tinggi, air menggenang di sekitar trotoar perbatasan.Dan di perkirakan bahu jalan sepanjang kurang lebih 600 meter selalu dipenuhi air.

Aris Riswandiansyah selaku Sekretaris KB FKPPI PC 10.13 Ciamis, menyoroti genangan air tersebut, dia mengatakan “Di duga genangan air hujan tersebut sebagian besar keluar dari dalam drainase, karena drainase tidak berfungsi dengan baik, sehingga air yang seharusnya mengalir dan masuk kedalam saluran drainase,namun malah dari bawah trotoar naik kembali ke permukaan” ucapnya.

BACA JUGA  Komisi IV Dorong Percepatan Penanganan Tanjakan Eman Jadi Aman

Lanjut Aris, “drainase trotoar ini tidak berfungsi dengan baik layaknya saluran pembuang air, saya kira hal ini sudah lama dikeluhkan warga sekitar, kenapa tidak segera di perbaiki,”

Masih menurut Aris, setelah kegiatan bantu korban banjir di wilayah Banjaranyar dan Banjarsari, dia mendapatkan keluhan warga, yaitu genangan air, ia juga berharap Pemkab Ciamis melalui dinas terkait, untuk segera menyikapi genangan air yang keluar dari drainase tersebut.

Hal senada di katakan pengguna jalan Erus, ia mengatakan ” genangan air di trotoar gapura perbatasan kabupaten sangat menggangu sekali, pasalnya di samping rawan apabila hujan cukup deras genangan tersebut sangatlah mengganggu kami,” ujarnya Minggu (08/11/2020)

BACA JUGA  DPRD Jabar Minta Gubernur Tinjau Ulang UMP 2017

Menurut penuturan warga sekitar, yang telah di himpun oleh awak media BBCOM. Di lapangan diketahui sebelum adanya pembangunan trotoar di perbatasan, tidak pernah ada genangan air di tengah jalan. Dan salah satu warga yang terdampak dari genangan tersebut pernah melaporkan permasalahan buruknya pembangunan drainase tersebut kepada pihak dinas terkait, namun sampai saat ini belum ada perbaikan sama sekali.
(G/Hendra)

Komentar

Berita Terbaru