oleh

DPRD OKI Minta Operasi Pasar, Kelangkaan Gas Elpiji di Pedamaran

OKI | BBCOM | Banyak kalangan pedagang maupun ibu rumah tangga di Kecamatan Pedamaran Kabupaten Ogan Komering Ilir keluhkan kelangkaan gas elpiji 3kg, pasalnya barang tersebut sudah beberapa minggu ini sulit didapat, sehingga tidak ada tudingan penimbunan oleh pihak agen.

Anggota DPRD Kab OKI Wilindra membenarkan langkanya gas  elpiji 3kg. Namun menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mungkin ada pengurangan kuota.

“Memang untuk kuota di kecamatan Pedamaran dikurangi, karena secara logika, mustahil bisa kekurangan suplai gas elpiji 3kg, sebab ada delapan pangkalan di Pedamaran, justru yang jadi pertanyaan kemanakah pemasokan gas tersebut di larikan” ujar Wilindra melalui pesan singkatnya (5/10/2020).

BACA JUGA  Bupati OKI Iskandar Siap Dorong Percepatan Dana Desa

Wilindra menambahkan ada tiga perusahan penyuplai gas diPedamaran yaitu PT. Darussalam, PT. Lanjaran dan PT. Pramulia. Dirinya berharap selaku anggota DPRD OKI dan putra daerah, agar secepatnya melakukan operasi pasar. 

“Jika ada penimbunan ataupun ada oknum melarikan keluar pedamaran agar dapat menanyakannya atau laporkan kepada pihak yang berwajib.

Insyaallah kami selaku Dewan akan selalu memantau dan siap berbuat untuk rakyat selagi tetap didalam garis aturan dan peraturan yang ada bahkan masalah harga dipangkalan tidak tercantum diharapkan jangan sampai melebihi harga net” pungkasnya. (pani)

BACA JUGA  Akibat Tergenang Tingginya Bebit Air, Kini Jalan Poros Desa Menang Raya Sudah Bisa di Lewati

Komentar