DPRD Jabar Terima 6 Tuntutan BEM Atas Kinerja Pemerintah

14 Agustus 2018 / 02:06 WIB Dibaca sebanyak: 519 kali Tulis komentar

BANDUNG BBCom-Puluhan mahasiswa yang tergabung Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) Wilayah Jawa Barat berunjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro No. 22 Bandung, Senin (13/8/2018).

Mereka ingin audiensi dengan Ketua DPRD Jawa Barat, setelah menunggu beberapa jam akhirnya puluhan mahasiswa bisa di ijinkan masuk. Kendati hanya bertemu wakil ketua DPRD H. Haris Yuliana dan anggota Komisi l Drs. H. Yusuf Puadz.
Dalam audensi itu mahasiswa membeberkan sebanyak 6 tuntutannya :
1. Menuntut penegakan supremasi hukum secara paripurna;
2. Mewujudkan stabilitas ekonomi yang kian melemah;
3. Menuntut pemerintah untuk mendukung koperasi secara menyeluruh;
4. Mununtut kesejahteraan tenaga kerja dengan mencabut Perpres No. 20 tentang upah murah PP No. 78;
5. Menuntut pemerintah untuk mewujudkan jaminan pendidikan nasional dan kesejahteraan guru;
6. Menginvestigasi seluruh kejadian kecelakaan kapal yang terjadi serta pertransparasian untuk langkah antisipatif kejadian kecelakaan kembali;

Beberapa tuntutan diatas langsung diterima Wakil Ketua DPRD H. Haris Yuliana, menurutnya tuntutan ini harus di koreksi kepada Komisi yang lain sesuai dengan kinerjanya masing-masing.

Dalam aspirasinya Aliansi BEM SI Wilayah Jawa Barat mendesak pemerintah untuk menegakan supremasi hukum, mewujudkan stabilitas ekonomi yang kian melemah, mendukung keberadaan koperasi, mencabut Perpres No. 20 tentang upah murah, dan mewujudkan jaminan pendidikan nasional serta mendorong kesejahteraan guru.

H. Haris Yuliana menambahkan, dengan berkumpulnya mahasiswa di ruang Komisi l DPRD Jawa Barat adalah hal yang baik, karena menurutnya gedung DPRD adalah milik rakyat dan selama tujuannya masih positif dinilaiĀ  dalam pergerakan aksinya murni.

Setelah pertemuan audiensi dengan Wakil dan Anggota Komisi l DPRD Jawa Barat, mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia Wilayah Jawa Barat langsung meninggalkan Gedung DPRD Jabar dengan tertib walaupun sebelumnya sempat lakukan aksi dengan membakar ban di depan Gedung DPRD Jabar. (***)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *