Distan Kab. Bandung Sosialisasikan Pelayanan Bengkel Keliling Alsintan

KAB. BANDUNG | BBCOM | Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat petani , terutama yang sudah punya mesin alat pertanian bantuan dari pemerintah mengalami kerusakan, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung melalui UPT Alsintan, punya terobosan baru meluncurkan Program Pangkalan pelayanan bengkel keliling Alsintan, berupa pelayanan bengkel keliling untuk pemeliharaan alat pertanian.

Hal tersebut terbukti ketika BBCOM melakukan tugasnya di Wilayah Kecamatan Ciparay, tampak terlihat Kepala UPT Alsintan Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Dra.Lilis Wahyunengsih didampingi Koordinator PPL Wilayah Ciparay Heni Nuraeni, S. Pt bersama tim teknis, sedang melakukan sosialisasi di hadapan para petani di halaman Kantor kecamatan Ciparay, Selasa (27/9/2022).

Saat dihubungi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Ir. H.Tisna Umaran melalui Kepala UPT Alsintan Dra.Lilis Wahyunengsih disela sosialisasi mengatakan, Dinas Pertanian Kabupaten Bandung telah mensosialisasikan yang namanya pangkalan pelayanan bengkel keliling alat mesin pertanian .

“Kenapa ada inovasi ini di dinas pertanian menurutnya, karena banyak petani -petani yang dikasih bantuan peralatan terus ada kerusakan, harus kemana untuk perbaikannya dan tidak tahu di mana tempatnya.

“Nah, sekarang ini Dinas Pertanian membikin inovasi baru, yaitu pangkalan pelayanan bengkel keliling alat mesin pertanian untuk para petani, ” ujarnya.

Sambung Lilis, jika ada petani yang sudah punya mesin alat pertani mengalami keruksakan, Petani bisa menghubungi koordinator penyuluh pertanian di wilayah binaan. Lalu PPL melakukan cek Alat. PPL akan menghubungi petugas teknis pangkalan atau bengkel keliling .Lalu petugas teknis pangkalan melakukan pengecekan dan perbaikan pada alsintan. Nah, itu mekanisme yang kami disosialisasikan setiap Kecamatan,” jelasnya.

Tambah Lilis , Alhamdulillah dengan adanya terobosan program tersebut kami sudah dapat piala penghargaan dari Bapak Bupati Bandung, dan mudah-mudahan bisa berlanjut ke tingkat Provinsi Jabar, ” tuturnya.

Lanjut Lilis,program tersebut bener-bener membantu petani contohnya, petani kan udah dikasih batuan peralatan pertanian kadang-kadang kebingungan.Nah, itulah tujuannya dari inovasi ini, “ujar Lilis.

Ia berharap, dengan adanya sosialisasi ini bisa memberikan manfaat bagi para petani terutama yang sudah mempunyai alat -alat pertania,” harapnya.

Lilis juga menghimbau, para petani yang punya mesin alat pertanian jika ada kerusakan jangan sampai terbengkalai segeralah lapor ke koordinator atau langsung ke tim pangkalan. Karena, jika terbengkalai, akan memperhambat percepatan produksi pertanian kita , “imbuhnya.

Sementara menurut Koordinatot PPL Ciparay Heni Nuraeni, S. Pt. Dengan adanya kegiatan sosialisasi pangkalan ini, sangat mendukung sekali dan sayah apresiasi yang positif buat pangkalan UPT Alsintan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bandung.

“Dengan adanya pangkalan bengkel keliling ini, sangat memudahkan para petani khususnya yang mempunyai alat -alat mesin pertanian. Kita tahu bahwa bantuan dari pemerintah dari Dinas Pertanian tentang alat-alat mesin pertanian itu sangat banyak.

“Dengan adanya acara ini tutur Heni, para petani mudah sekali untuk membawa mesin pertanian yang rusak ataupun yang hanya memelihara saja . Sehingga mesin-mesin pertanian yang ruksak tidak dibiarkan saja tapi dapat dipelihara secara rutin sehingga mesin-mesin tersebut lebih terpelihara dengan baik, “tuturnya.

Heni juga berharap, kegiatan ini bisa terus berlangsung walaupun tidak ada Bunda Lilis . Tapi saya harapkan, ada Bunda-Bunda Lilis yang lain, ” tutupnya.

Suherman dari Kelompok Tani Poktan Sumber Harapan Desa Ciparay, mengucapkan terima kasih kepada pangkalan yang sekarang berada di kecamatan Ciparay untuk sosialisasi, ini sangat membantu sekali but kami poktan kelompok tani, dan Alhamdulillah kami dikasih oleh-oleh berupa panbel dan penyaringan oli, “ucapnya.

Suherman berharap,mudah-mudahan dengan adanya pelayanan bengkel keliling dari Dinas Pertanian Kabupaten Bandung ini , bisa menpercepat produksi pertanian kami, ” harapnya. (uden)