Api PON AKan Tempuh Jarak 1.006 KM Termasuk Kabupaten Tasikmalaya

25 Juni 2016 / 21:36 WIB Dibaca sebanyak: 1294 kali Tulis komentar

PON JabarBANDUNG BBCom Kabupaten Tasikmalaya siap mensukseskan pelaksanaan pawai obor Api PON XIX/2016, yang akan dilaksanakan mulai 5-17 September 2016 mendatang. Meski tidak masuk ke dalam 16 Sub PB PON, Kabupaten Tasikmalaya akan menggelar pawai obor api PON tersebut dengan sangat meriah, sebagai wujud dalam mensukseskan pesta olah raga terbesar di Indonesia.

“Teknisnya masih dikoordinasikan dengan tim panitia, termasuk untuk rute yang akan dilewati. Kami juga akan mengerahkan atlet-atlet asal Kabupaten Tasikmalaya, termasuk legenda olahraga, ” tutur Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Tasikmalaya, Budi Utarma W, seusai menerima perwakilan Bidang Upacara dan PPM PB PON XIX – Peparnas XV/2016, di ruang rapat gedung Pemkab Tasikmalaya, Jumat (24/6/2016).

Budi mengatakan, saat ini Kabupaten Tasikmalaya tengah mempersiapkan segala hal yang akan menjadi bagian pawai obor PON nanti. “Kami sudah tunjuk Kabag Humas, bidang Kesra, dan KONI Kabupaten Tasikmalaya sebagai panitia pelaksana. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polres dan TNI terkait pengamanan dan jalur rute yang akan dilalui oleh atlet,” ujar dia.

Pada acara pawai obor nanti, juga akan dimeriahkan oleh kesenian tradisional dan bazar kerajinan khas Kabupaten Tasikmalaya. Termasuk juga atraksi marching band. “Setelah ini kami akan melakukan survei lintasan untuk kirab api PON. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan PB PON tentunya, supaya acara ini bisa berjalan dengan lancar dan sukses,” tuturnya.

Koordinator  Kirab dan Prosesi Api PON – Peparnas, Bidang Upacara PB PON XIX/2016, Ali Sobari mengatakan, survei itu dilakukan untuk melihat sejauh mana kesiapan setiap daerah yang akan dilalui oleh pawai kirab api PON XIX/2016. “Kabupaten Tasikmalaya menjadi salah satu daerah dari 27 kota dan provinsi yang akan dilalui oleh pawai Api PON. Rencananya Kabupaten Tasikmalaya akan menjadi penyelenggaraan acara ini pada tanggal 8 September,” kata Ali.

Ali menjelaskan, Indramayu akan menjadi etape pertama dimulainya kirab ini, setelah prosesi pengambilan api abadi, di Desa Majakerta, Kecamatan Balongan, Indramayu. Prosesi pengambilan api abadi rencananya akan dilakukan oleh Wakil Presiden RI dengan Gubernur Jawa Barat. Setelah itu obor api PON akan dibawa menuju Alun-Alun Indramyu, sambil dilakukan acara pelepasan.

Dari Indramayu arak-arakan peserta kirab Api PON akan menuju Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon untuk disemayamkan selama satu hari. Keesokannya pawai akan menempuh Kuningan, Ciamis, dan Pangandaran. Setelah disimpan satu hari di Pangandaran, rute yang akan ditempuh selanjutnya adalah Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, dan Garut, sebagai akhir dari etape keempat

Kemudian dilanjutkan ke Sumedang, Majalengka, Subang, Karawang, Bekasi, Depok, Bogor, Sukabumi, Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, dan berakhir di Kabupaten Bandung saat acara pembukaan PON XIX/2016, 17 September. “Kirab api PON ini akan menempuh jarak 1.006 kilometer melewati 27 kota dan kabupaten yang ada di Jawa Barat. Pawai ini juga akan melibatkan atlet legendaris nasional dan Jabar,” ucapnya.

Nantinya masing-masing daerah akan diberikan obor dan lentera api PON, dan saat penyalaan api kalderon saat pembukaan PON oleh Presiden Joko Widodo, maka setiap kepala daerah di 27 kota dan kabupaten pun secara serentak menyalakan obor yang telah disediakan. “Di setiap etape, obor ini akan disemayamkan, dan akan dijaga oleh penjaga tungku, mereka nantinya akan menjaga nyala apj di obor saat obor dan lentera diinapkan,” ujarnya. (Heru Wibowo)


Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *