Akibat Kemarau Panjang Kota Banjar di Landa Krisis Air Bersih

6 November 2019 / 21:49 WIB Dibaca sebanyak: 193 kali Tulis komentar

BANJAR | BBCOM – Karang Taruna Kota Banjar yang bekerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Rabu (6/11/2019), masih terus melakukan pedistribusian air bersih ke wilayah wilayah yang mengalami kekeringan akibat dampak dari kemarau yang berkepanjagan.

Hingga kini yang awal nya hanya 11 Desa/Kelurahan di 4 Kecamatan yang merasakan dampak kemarau panjang tapi kini hampir seluruh wilayah yang ada di Kota Banjar mengalami krisis air bersih.

Dadang ketua Rt 03/Rw 001 dusun Cibeureum, Desa Balokang juga mengeluhkan kondisi saat ini karena kebutuhan air bersih sangat lah mendesak.

“Saya sebagai ketua Rt sangat prihatin melihat warga yang sangat membutuhkan air bersih,”katanya.

Dadang juga menjelaskan sebagai ketua Rt di lingkungan tidak bisa berbuat apa apa selain mengajukan permohonan bantuan akan kebutuhan air bersih.

“Pernah sekali di kirim air bersih dari Bataliyon raider 323/Bp dan sekarang dari Karang Taruna yang bekerja sama dengan IDI kota Banjar,”ungkap nya.

Lanjut Dadang kemarau tahun ini di rasakan sangat berasa sekali dampak nya, berbeda dengan tahun tahun sebelum nya.

“Tahun ini sangat berat, mudah mudahan ada solusi baik dari pemerintahan kota atau pun pemerintahan Desa,”jelasnya.

Sementara ketua Kordinator kegitan Sosial dari karang Taruna kota Banjar mengatakn bahwa bantuan air bersih ini  merupakan kepedulian akan kondisi saat ini dalam memgatasi krisis air bersih.

“Batuan air bersih ini merupakn agenda atau program kerja dalam hal permasalahan sosial, kebetulan IDI kota Banjar ikut mendukung kegitan yang di lakukan oleh karang taruna kota Banjar,”kata nya.

Bayu mengharapakn dengan kondisi saat ini semoga ada komunitas atau pun lembaga lainya ikut peduli dalam mengatasi krisis air bersih yang melanda di seluruh wilayah kota Banjar.(Johan)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *