oleh

Aher, Jadilah Atlet yang Mengharumkan Nama Jawa Barat

gub jabarBANDUNG BBCom-Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher), berpesan kepada atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) kontingen Jawa Barat untuk mengharumkan nama provinsi dengan mengukir prestasi pada pagelaran yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali itu.

“Jadilah atlet yang mengharumkan nama Jawa Barat melalui event skala nasional. Pokoknya harus siap jiwa-raga, fisik, mentalitas, pikiran dan tekad untuk menjadi juara,” kata Gubernur Jabar  kepada wartawan usai bersilaturahim bersama atlet kontingen Jawa Barat di Gedung Pakuan, Rabu sore (15/6/2016).

Gubernur, lebih lanjut memaparkan, Pemprov Jabar berusaha memahami kesulitan para atlet saat menjalani latihan selama masa persiapan menjelang PON XIX 2016.

BACA JUGA  Jabar Akan Pertahankan Juara Umum di PON 2020 Papua

Namun hal tersebut, akan terbayarkan ketika Provinsi Jawa Barat berhasil mendulang nama harum dan berjaya di tanah legenda.”Kadang-kadang para atlet membenci setiap menit yang mereka lalui. Tetapi semua itu akan terbayarkan saat seorang atlet berhasil juara dan mendapatkan emas,” harap Gubernur.

Gubernur, juga yakin  para atlet dan ofisial pelatih sangat profesional dalam mempersiapkan event PON yang akan dilaksanakan pada bulan September 2016 nanti. Walaupun dalam persiapannya harus dibarengi dengan bulan Ramadhan.”Mereka bisa mengatur jadwal latihannya. Biasanya pagi atau siang tapi bulan Ramadhan bisa diganti latihannya menjelang buka puasa. Terbukti tadi banyak atlet yang masih berpuasa,”.

BACA JUGA  Jaringan Komunikasi Jadi Bahasan Penting Dalam Rakor Panitia Pelaksana Asian Games 2018 Dengan Pemprov Jawa Barat

Gubernur ketika ditanya masalah bonus, mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah mempersiapkannya dengan baik. Pemprov. Jabar  berjanji akan memberikan yang terbaik kepada para atlet Jawa Barat.

‘Pemprov. Jabar sudah menyiapkan bonus untuk mereka, tapi jumlahnya rahasia. Saya pastikan jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan bonus PON Riau 2012,” pungkas Aher. (dp)

Komentar