Venue Judo Hampir Rampung

9 Mei 2016 / 20:14 WIB Dibaca sebanyak: 732 kali Tulis komentar

BANDUNG BB- Perbaikan GOR Saparua yang disiapkan untuk cabang olahraga judo pada Pekan Olahraga Nasional XIX/2016 hampir rampung. Renovasi pada bangunan yang berusia cukup tua itu sudah mencapai 95 persen.

Hal ini diungkapkan anggota DPRD Jabar, Yunandar Eka Perwira, di Bandung, Minggu (8/5). Yunandar mengatakan, pekan kemarin pihaknya melakukan kunjungan ke lokasi tersebut.

Berdasarkan pantauannya dan pemaparan dan Biro Pengelolaan Barang Daerah Jabar, renovasi tersebut tinggal menyisakan sedikit pekerjaan. “Untuk judo memang menggunakan gedung lama, jadi hanya direnovasi saja, tidak dibangun,” katanya.

Menurut Yunandar, fasilitas di GOR Saparua tersebut sudah cukup baik untuk menggelar pertandingan sekelas PON. Selain memiliki tribun penonton yang banyak dan nyaman, gor tersebut pun sudah dilengkapi dengan toilet dan ruang ganti pakaian bagi atlet.

“Sudah cukup baik, 95 persen selesai,” ucapnya. Adapun perbaikan yang belum tuntas, kata Yunandar, di antaranya menyangkut ventilasi udara.

Meski begitu, Yunandar menyayangkan minimnya lahan parkir di area tersebut. Yunandar khawatir, saat pelaksanaan PON nanti, kendaraan yang mengangkut kontingen, atlet, dan penonton tidak akan tertampung.

“Kalau semua provinsi mengirimkan kontingennya, bisa repot. Apalagi di Saparua ini kan setiap harinya memang selalu banyak dikunjungi,” kata Yunandar.

Meski begitu, Yunandar mengakui, memperluas area parkir di GOR Saparua bukan perkara mudah. “Lahannya memang sudah tidak ada lagi,” pungkasnya.

Sementara itu, pekan kemarin DPRD Jabar pun melakukan kunjungan ke venue PON lainnya di Situ Cipule, Karawang (cabang olahraga dayung) dan GOR di Kota Bekasi. Anggota DPRD Jabar, Waras Wasisto, mengatakan, perbaikan gor di Kota Bekasi sudah mencapai 80 persen.

“Nanti Juli selesai. Kalau Cipule sekarang sudah 90 persen selesai,” katanya. Menurutnya, capaian tersebut cukup menggembirakan dan masih sesuai target.

“Kemarin kita dengan langsung dari pihak ketiga (pengembang), bukan dari wali kota. Sudah bagus, sesuai harapan,” katanya.

Waras pun mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Bekasi yang menurutnya mampu menjalankan amanat terkait PON dengan baik. “Pembangunan itu mayoritas dari APBD kota (Bekasi). Tapi mereka bisa melakukannya. Kita sangat apresiasi,” katanya seraya menyebut pengerjaan Situ Cipule, Karawang menggunakan dana bantuan dari Pemprov Jabar. (ded)

Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *