Walikota Bandung Lantik 74 Orang Pejabat Eselon III dan IV

17 Juni 2016 / 05:07 WIB Dibaca sebanyak: 1121 kali Tulis komentar

pelantikan pejabatBANDUNG BBCom– Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil melantik 74 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Pelantikan berlangsung di Ruang Serba Guna Balai Kota Bandung, Rabu (15/06/2016). Acara tersebut juga dibarengi dengan serah terima jabatan beberapa pejabat Pemkot Bandung.

Acara diawali dengan pembacaan Keputusan Kementerian Dalam Negeri RI serta Keputusan Wali Kota Bandung dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan oleh Wali Kota Bandung. Setelah itu, dilakukan penandatanganan naskan Berita Acara Pengambilan Sumpah Jabatan oleh Camat Cibeunying Kaler, Maman Rohman.

Rangkaian pelantikan selanjutnya adalah pembacaan Pakta Integritas oleh Sekretaris Kecamatan Rancasari, Budi Supriadi serta pembacaan komitmen menolak suap, gratifikasi, dan uang pelicin oleh Maman Rohman.

Pada rangkaian acara tersebut dilakukan pula serah terima jabatan Camat Cibeunying Kaler dari Hamdani ke Maman Rohman, ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan. Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung.

Usai melantik para pejabat tersebut, Wali Kota Bandung mengucapkan selamat kepada yang sudah dilantik.

“Saya ucapkan selamat kepada yang akan melaksanakan tugas dan saya doakan selalu diberi keberkahan, keselamatan, kesehatan di tempat yang baru,” tutur Ridwan.

Ia menyampaikan bahwa untuk menjadi Aparatur Sipil Negara yang baik harus memiliki tiga nilai, yakni intergritas, profesionalitas, dan melayani dengan hati.

“Kami membutuhkan pejabat-pejabat yang memiliki 3 kualitas yang kita butuhkan itu,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Ridwan menyampaikan target pencapaian reformasi birokrasi kepada para pejabat yang dilantik. Target pertama adalah pelaksanaan e-budgeting yang sempurna. Ia juga menargetkan predikat WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan, dan nilai Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) yang memuaskan.

“Kalau itu tercapai, insya Allah hidup kita juga nyaman, tenang, kita tinggal bekerja. Tidak ada lagi beban-beban yang terlalu signifikan,” tandas dia. (yan/kur)


Bagikan
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *